Gallery 24 Distro Masohi Resmi Beroperasi, Jadi Cabang Kedua di Maluku untuk Penjualan Emas Batangan

Penulis: Tedy Rustandi  •  Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:17:31 WIB
Pemotongan tumpeng menandai peresmian Gallery 24 Distro di Kota Masohi, Jumat (14/8/2026).

MASOHI — Gallery 24 Distro resmi beroperasi di Kota Masohi, Kabupaten Maluku Tengah, pada Jumat (14/8/2026). Kehadiran gerai ini menandai perluasan layanan Pegadaian di bidang penjualan emas perhiasan dan emas batangan, sekaligus menjadi cabang kedua di Provinsi Maluku setelah sebelumnya hadir di Ambon.

Pembukaan ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur serta penyerahan cendera mata kepada sejumlah tamu undangan. Acara tersebut turut dihadiri oleh Kepala Kecamatan Kota Masohi, Ketua Tim SPI beserta Tim SPI Regional Ambon, dan Ketua Samudera UMKM Maluku Tengah, Hj. Nurhani.

Alasan Masohi Dipilih sebagai Lokasi Cabang Kedua

Kepala Cabang Pegadaian Masohi, Fahriani Marasabessy, menjelaskan bahwa keputusan memilih Kota Masohi bukan tanpa alasan. Tingginya tingkat penjualan logam mulia di daerah ini menjadi indikator utama yang mendorong ekspansi bisnis.

"Ini berarti masyarakat dan pelanggan di Kota Masohi menyadari pentingnya memulai investasi dengan memilih emas sebagai instrumen investasi," katanya dalam sambutan yang dikutip dari Terasmaluku.com.

Target: Perkuat Sinergi dan Literasi Investasi Emas

Fahriani berharap kehadiran Gallery 24 Distro tidak hanya sekadar memperluas akses pembelian emas, tetapi juga memperkuat sinergi antara Pegadaian dan masyarakat. Pihaknya menargetkan gerai ini mampu mendorong kesadaran publik terhadap pentingnya investasi jangka panjang yang aman dan likuid.

Dengan beroperasinya galeri ini, masyarakat Maluku Tengah kini memiliki alternatif tempat untuk membeli emas batangan bersertifikat tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke Ambon. Langkah ini dinilai sejalan dengan tren peningkatan minat masyarakat Indonesia terhadap emas sebagai aset lindung nilai di tengah fluktuasi ekonomi.

Pembukaan Gallery 24 Distro di Masohi menjadi bagian dari strategi Pegadaian dalam memperluas jangkauan layanan hingga ke kota-kota kabupaten di Indonesia Timur, khususnya di wilayah Maluku yang memiliki potensi pasar logam mulia yang belum sepenuhnya tergarap.

Reporter: Tedy Rustandi
Sumber: terasmaluku.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top