AMBON — Pemerintah Provinsi Maluku memastikan diri hadir dalam kejuaraan internasional 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships di Tennis Indoor Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta. Kehadiran itu menjadi langkah nyata untuk memperkuat jejaring pembinaan olahraga prestasi di wilayah timur Indonesia.
Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa mengatakan, kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi olahraga nasional merupakan strategi penting untuk membangun ekosistem pembinaan atlet sejak usia dini. Menurutnya, Maluku memiliki banyak bakat yang perlu dikelola secara berkelanjutan.
Maluku Butuh Akses Kompetisi dan Pelatihan Standar Nasional
Lewerissa menilai selama ini atlet Maluku kerap terkendala akses terhadap kompetisi berkualitas dan pembinaan berstandar nasional. Sinergi dengan PBTI diharapkan membuka peluang lebih luas bagi para atlet untuk mengasah kemampuan di ajang yang lebih kompetitif.
"Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Ketua Umum PBTI Letjen TNI Richard Tampubolon beserta jajaran pengurus pusat. Bagi Maluku, ini merupakan bentuk perhatian terhadap potensi olahraga di wilayah timur Indonesia sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi atlet-atlet kami untuk berkembang," ujarnya.
Olahraga Bukan Sekadar Medali, tapi Pembentukan Karakter
Gubernur menegaskan pembinaan taekwondo tidak hanya berorientasi pada pencapaian medali. Olahraga disebutnya menjadi instrumen pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter, disiplin, dan memiliki daya saing.
"Kehadiran kami merupakan bentuk dukungan Pemprov Maluku terhadap pengembangan olahraga, khususnya taekwondo. Maluku memiliki banyak bakat dan potensi atlet yang harus dibina secara berkelanjutan agar mampu mengharumkan nama daerah dan Indonesia di level dunia," kata Lewerissa.
Kejuaraan Asia Jadi Momentum Perluas Jejaring Pembinaan
Kejuaraan yang diikuti atlet dari berbagai negara di kawasan Asia itu dinilai menjadi momentum penting. Lewerissa menyebut ajang ini tidak hanya memperkuat kualitas pembinaan taekwondo Indonesia melalui peningkatan pengalaman bertanding, tetapi juga memperluas peluang kerja sama antara pemerintah daerah dengan organisasi olahraga nasional.
Pemprov Maluku berkomitmen memperkuat sinergi dengan PBTI, pemerintah pusat, serta seluruh pemangku kepentingan olahraga. Program pembinaan yang berkesinambungan menjadi kunci agar atlet-atlet Maluku mampu menembus level tertinggi dan mengharumkan nama daerah di kancah global.