AMBON — Penghargaan Satyalancana Karya Satya kali ini terasa spesial bagi Unpatti. Salah satu penerimanya adalah Prof. Dr. Salmon Eliazer Marthen Nirahua, S.H., M.Hum., Guru Besar Fakultas Hukum yang juga mantan Ketua Senat Universitas Pattimura dua periode.
Penganugerahan berlangsung usai upacara bendera, menambah semarak peringatan kemerdekaan di lingkungan kampus. Para penerima penghargaan dinilai telah memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan dan kelembagaan di Unpatti.
Prof. Nirahua merupakan akademisi senior di bidang Hukum Tata Negara dan Hukum Administrasi Negara. Ia tercatat pernah menjabat sebagai Ketua Senat Universitas Pattimura selama dua periode, yakni 2018–2022 dan 2022–2026.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan kepada institusi dan negara,” ujar Rektor Fredy Leiwakabessy dalam sambutannya.
Dalam amanat yang dibacakan Rektor, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) RI menyampaikan salam dari Presiden Prabowo Subianto. Pesan tersebut menegaskan peran strategis perguruan tinggi dalam memperkuat kemandirian bangsa melalui penguasaan sains, riset, dan inovasi teknologi.
Perguruan tinggi diharapkan tidak sekadar melahirkan lulusan bergelar, tetapi juga menciptakan solusi nyata bagi kebutuhan rakyat serta mendorong kemajuan industri nasional.
Upacara yang diikuti seluruh sivitas akademika dan tenaga kependidikan ini diawali dengan pengibaran Sang Saka Merah Putih. Rangkaian dilanjutkan dengan pembacaan Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Naskah Proklamasi.
Setelah penganugerahan Satyalancana, panitia juga menyerahkan hadiah kepada para pemenang berbagai perlombaan semarak kemerdekaan yang digelar sebelumnya. Melalui momentum ini, Unpatti menegaskan komitmennya untuk terus mendorong sivitas akademika berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.