Pencarian

Pemkot Ambon Prioritaskan Peningkatan Kualitas dan Pemerataan Guru di Seluruh Satuan Pendidikan

Kamis, 20 Agustus 2026 • 19:12:32 WIB
Pemkot Ambon Prioritaskan Peningkatan Kualitas dan Pemerataan Guru di Seluruh Satuan Pendidikan
Wali Kota Ambon membuka Konferensi Kerja I PGRI Kota Ambon Masa Bakti XXIII Tahun 2026 di Ambon, Kamis.

AMBON — Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Bodewin saat membuka Konferensi Kerja I Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Ambon Masa Bakti XXIII Tahun 2026, Kamis. Ia menekankan bahwa peningkatan kompetensi tenaga pendidik dan pemerataan penyebarannya menjadi perhatian utama pemerintah daerah.

"Pemerintah Kota Ambon memiliki komitmen kuat untuk meningkatkan mutu pendidikan, dengan guru sebagai pemegang peran strategis. Peningkatan kualitas guru serta pemerataan penyebaran guru di sekolah-sekolah menjadi prioritas utama," kata Bodewin.

Peran Organisasi Profesi dan Akses Respons Pemerintah

Bodewin menuturkan, upaya peningkatan mutu pendidikan tidak bisa berjalan sendiri. Penguatan organisasi profesi seperti PGRI dinilai perlu sebagai wadah untuk memperjuangkan kepentingan guru sekaligus meningkatkan kualitas anggotanya.

Pemkot Ambon, lanjut dia, berupaya membuka akses seluas-luasnya bagi organisasi profesi untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi. Hal ini agar setiap permasalahan dapat direspons dan ditindaklanjuti secara cepat.

"Pemerintah Kota Ambon hari ini sangat responsif dan berusaha membuka akses seluas-luasnya kepada setiap organisasi profesi, termasuk PGRI, untuk menyampaikan permasalahannya," ujarnya.

Target Status Pendidikan: Dari Tuntas Pratama ke Tuntas Madya

Dalam kesempatan itu, Bodewin juga mengungkapkan capaian pendidikan Kota Ambon yang masih berstatus Tuntas Pratama. Pemerintah daerah menargetkan status tersebut dapat ditingkatkan menjadi Tuntas Madya dalam waktu dekat.

Ia berharap Konferensi Kerja I PGRI Kota Ambon dapat dimanfaatkan untuk merumuskan program kerja yang tidak hanya memperkuat organisasi, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap peningkatan mutu pendidikan.

"PGRI, sebagaimana organisasi profesi lainnya, dibentuk untuk memperjuangkan hak-hak dan kesejahteraan anggotanya sekaligus membina dan meningkatkan kualitas guru," kata Bodewin.

Lisa Wattimena Dikukuhkan sebagai Bunda Guru Kota Ambon

Pada kegiatan yang sama, Bodewin melantik dan mengukuhkan Lisa Wattimena sebagai Bunda Guru Kota Ambon. Lisa menegaskan bahwa penetapan dirinya bukan sekadar gelar, melainkan tanggung jawab moral untuk ikut mendorong peningkatan mutu pendidikan.

"Bagi saya ini bukan soal gelar yang disandangkan di bahu saya, tetapi saya maknai ini adalah tanggung jawab moral dan bentuk ikatan batin serta komitmen bersama untuk PGRI dan semua guru dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kota Ambon," kata Lisa.

Pesan untuk Guru: Jaga Integritas dan Profesionalisme

Sebagai Bunda Guru, Lisa berkomitmen menjadi pelindung, pengayom, dan motivator bagi para guru, termasuk turut memperhatikan kesejahteraan profesi. Ia juga mengingatkan para pendidik untuk menjaga citra, harkat, martabat, dan integritas profesi sebagai teladan bagi peserta didik.

"Saya ingin berpesan untuk guru-guru di Kota Ambon agar tetap menjaga citra sebagai guru. Harkat, martabat, serta integritas guru tetap dijaga sebagai pendidik yang adalah role model bagi anak-anak di Kota Ambon," ucapnya.

Lisa berharap seluruh guru dapat terus menjaga profesionalisme sehingga bersama-sama mewujudkan generasi emas di Kota Ambon.

Follow maluku24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ambon.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks