AMBON — PT Pelni menjadwalkan KM Sangiang berlayar dari Ambon ke sejumlah tujuan di Maluku dan Papua Barat pada periode 24 Agustus hingga 15 September 2026. Rute ini mencakup pelabuhan Banda, Geser, dan Fak Fak, menghubungkan warga kepulauan dengan jalur laut antardaerah.
Keberangkatan kapal ini menjadi angin segar bagi masyarakat di kepulauan Banda dan pesisir Seram bagian timur yang kerap mengandalkan kapal Pelni untuk mobilitas barang dan orang. Jadwal ini juga memastikan ketersediaan transportasi laut di tengah tingginya kebutuhan warga menjelang akhir bulan.
Rute dan Waktu Keberangkatan KM Sangiang dari Ambon
KM Sangiang dijadwalkan bertolak dari Pelabuhan Ambon pada 24 Agustus 2026. Dari sana, kapal melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Banda, kemudian ke Geser, dan berakhir di Fak Fak.
Setelah tiba di Fak Fak, kapal dijadwalkan kembali berlayar pada 15 September 2026. Artinya, ada jeda hampir tiga pekan bagi warga yang ingin memanfaatkan layanan kapal ini untuk perjalanan antarpulau.
Rute Ini Penting bagi Warga Kepulauan Maluku Tengah
Keberadaan KM Sangiang di rute ini bukan sekadar layanan reguler. Bagi warga di Pulau Banda dan Desa Geser, kapal Pelni kerap menjadi satu-satunya moda transportasi yang bisa mengangkut kendaraan, sembako, dan kebutuhan pokok dalam jumlah besar.
Wilayah Maluku Tengah dan Seram Bagian Timur selama ini sangat bergantung pada konektivitas laut. Dengan adanya jadwal ini, warga bisa merencanakan perjalanan atau pengiriman barang lebih awal.
Harga Tiket dan Cara Pemesanan
Hingga berita ini diturunkan, belum ada rincian resmi mengenai harga tiket KM Sangiang untuk periode tersebut. Calon penumpang disarankan memantau aplikasi dan situs resmi Pelni untuk informasi ketersediaan kursi dan tarif terbaru.
Pemesanan tiket Pelni kini bisa dilakukan melalui aplikasi Access by KAI, situs web resmi, atau loket pelabuhan. Pembelian tiket disarankan dilakukan jauh-jauh hari karena jumlah kursi terbatas, terutama saat akhir pekan dan musim liburan.
Konektivitas Laut Maluku dan Papua Barat yang Terus Terjaga
Jadwal KM Sangiang ini menjadi bagian dari upaya Pelni menjaga konektivitas antara Maluku dan Papua Barat. Rute yang menghubungkan Banda, Geser, dan Fak Fak ini juga menjadi jalur vital bagi distribusi logistik dan mobilitas penduduk di kawasan timur Indonesia.
Bagi warga yang hendak menuju Fak Fak atau sebaliknya, keberadaan kapal ini memangkas ketergantungan pada transportasi udara yang biayanya jauh lebih tinggi. Kapal Pelni tetap menjadi tulang punggung transportasi laut antarpulau di wilayah ini.