MALUKU — Kabupaten Kebumen sedang punya magnet baru bagi para pecinta kuliner. Sejak Selasa (18/8/2026), area parkir barat Alun-Alun Pancasila berubah menjadi surga makanan dengan 54 tenant UMKM yang menjajakan hidangan khas dari berbagai penjuru daerah. Yang menarik, seluruh pedagang tidak dipungut biaya sewa tempat oleh pemerintah daerah.
Kebijakan itu membuat harga jual makanan tetap bersahabat. Pengunjung bisa berburu soto hangat, nasi kebuli gurih, bakso, seblak, bubur, hingga minuman segar seperti es teler dan susu kedelai tanpa khawatir kantong jebol.
Para pelaku usaha yang tampil tidak sembarangan. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindag KUKM) Kebumen, Haryono Wahyudi, menegaskan seluruh peserta telah melalui proses verifikasi dan kurasi ketat oleh pemerintah kabupaten. Masukan dari masyarakat juga ikut dipertimbangkan agar menu yang disajikan sesuai selera pengunjung.
Hasilnya, pengunjung bisa menjumpai ragam kuliner dari dua wilayah utama: Prembun di sisi timur dan Gombong di barat. Ini kesempatan langka untuk mencicipi cita rasa khas dari dua wilayah tersebut dalam satu lokasi.
Salah satu daya tarik utama festival ini adalah kebijakan tempat berjualan gratis. Bupati Kebumen Lilis Nuryani menyebut langkah ini sebagai bentuk komitmen nyata pemerintah daerah mendukung pertumbuhan UMKM lokal.
"Festival kuliner ini menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah untuk mendukung UMKM. Kami berharap produk-produk lokal Kebumen semakin dikenal dan memiliki pasar yang lebih luas," kata Lilis dalam sambutannya.
Kebijakan ini diamini langsung oleh para pedagang. Samsul, salah satu peserta, mengaku fasilitas gratis tersebut membantunya menekan biaya operasional.
"Kalau tempatnya gratis tentu sangat membantu kami. Kami bisa tetap menjual makanan dengan harga yang terjangkau sekaligus mengenalkan produk kepada lebih banyak masyarakat," ujar Samsul.
Festival dibuka setiap hari mulai pukul 09.00 WIB hingga 21.00 WIB. Penyelenggara menargetkan sekitar 1.000 pengunjung per hari selama enam hari pelaksanaan, atau total 5.000 orang hingga acara berakhir Minggu (23/8/2026).
Bagi yang datang bersama keluarga, sore hari menjadi waktu paling nyaman untuk menikmati suasana Alun-Alun Pancasila sambil mencicipi kuliner. Namun, pengunjung yang ingin menghindari keramaian bisa datang lebih awal saat jam buka.
Festival Kuliner Kebumen 2026 bukan sekadar ajang jajan biasa. Ini menjadi ruang bertemunya pembeli dan pelaku usaha kecil yang sedang berjuang memperluas pasar. Dengan harga yang terjangkau dan suasana alun-alun yang hidup, acara ini layak masuk daftar kunjungan Anda pekan ini.