Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) IX Ambon memastikan aspek keamanan maritim dan ruang udara di Maluku siap mendukung pengembangan Proyek Strategis Nasional (PSN) Lapangan Gas Abadi Blok Masela. Penguatan koordinasi lintas sektor ini dilakukan melalui lokakarya yang mempertemukan TNI, SKK Migas, Inpex Masela, dan pemangku kepentingan terkait di Jakarta.
JAKARTA — Pengamanan Blok Masela tidak bisa dilakukan secara parsial. Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) IX Ambon menegaskan bahwa pembagian peran dan koordinasi yang jelas antarpihak menjadi syarat utama agar pembangunan serta operasional proyek gas raksasa di Maluku itu berjalan aman.
Dankodaeral IX Ambon Laksda TNI Hanarko Djodi Pamungkas menyampaikan hal tersebut usai menghadiri Lokakarya Kolaborasi Keamanan untuk Menghadapi Tantangan Kemaritiman dan Ruang Udara pada Proyek Strategis Nasional Lapangan Gas Abadi Blok Masela di Jakarta.
Menurut Hanarko, forum ini menjadi ajang untuk menyamakan persepsi sekaligus membangun pola koordinasi dalam menghadapi berbagai potensi tantangan keamanan, baik di wilayah laut, pesisir, maupun ruang udara.
"Sinergi dan kolaborasi menjadi penting untuk menyamakan persepsi serta membangun pola koordinasi dalam menghadapi berbagai potensi tantangan keamanan, baik di wilayah laut, pesisir maupun ruang udara," katanya dalam keterangan yang diterima di Ambon, Kamis (27/8).
Lokakarya ini mempertemukan unsur TNI, SKK Migas, Inpex Masela, pemerintah, serta sejumlah mitra kerja terkait. Pembahasan difokuskan pada tantangan keamanan yang berpotensi muncul seiring pengembangan proyek energi tersebut.
Hanarko menilai forum tersebut penting untuk memetakan kebutuhan pengamanan sejak tahap pengembangan proyek. Komunikasi dan koordinasi antarlembaga yang memiliki kewenangan di wilayah laut dan udara juga menjadi perhatian utama.
"Yang dibutuhkan adalah kesamaan langkah, sehingga setiap potensi gangguan dapat diantisipasi melalui mekanisme koordinasi yang efektif dan terukur," ujarnya.
Sejumlah pejabat dari SKK Migas, Inpex Masela, TNI, dan pemangku kepentingan terkait turut memberikan paparan mengenai aspek kemaritiman, ruang udara, serta kebutuhan pengamanan proyek dalam lokakarya tersebut.
Lapangan Gas Abadi Blok Masela merupakan salah satu PSN sektor energi yang berperan strategis bagi ketahanan energi nasional. Proyek ini diharapkan memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di kawasan timur Indonesia.
Hanarko menegaskan Kodaeral IX memiliki kepentingan untuk memastikan aspek keamanan maritim di wilayah Maluku mendukung keberlangsungan pembangunan Blok Masela. "Blok Masela merupakan proyek strategis yang berada di Maluku, sehingga kesiapan dan sinergi seluruh unsur di wilayah menjadi bagian penting dalam menciptakan kondisi keamanan yang kondusif," katanya.
Dengan penguatan koordinasi ini, Kodaeral IX Ambon berkomitmen mendukung terciptanya lingkungan keamanan yang kondusif sehingga pengembangan Blok Masela dapat berlangsung secara aman, tertib, dan berkelanjutan.