Pemkot Ambon Raih Financial Literacy Award 2026 dari OJK, Program Literasi Keuangan Terbaik Tingkat Kota se-Indonesia

Penulis: Ujang Rahmat  •  Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:51:31 WIB
Pemerintah Kota Ambon menerima penghargaan Financial Literacy Award 2026 dari OJK di Bekasi, Jawa Barat, Jumat (28/8).

Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, Maluku, dinobatkan sebagai daerah dengan program literasi keuangan terbaik tingkat kota se-Indonesia dalam Financial Literacy Award 2026 yang diberikan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI. Penghargaan ini diterima langsung Wakil Wali Kota Ambon Ely Toisutta pada puncak Bulan Literasi Keuangan 2026 di Bekasi, Jawa Barat, Jumat (28/8).

AMBON — Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian peringatan Hari Indonesia Menabung dan Puncak Bulan Literasi Keuangan 2026 di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 13 Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Pemkot Ambon dinilai berhasil menunjukkan dukungan penuh dan komitmen konsisten dalam menjalankan berbagai program edukasi keuangan bagi warganya.

Wakil Wali Kota Ambon Ely Toisutta menyebut penghargaan ini menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah daerah dalam mendorong masyarakat agar lebih cerdas mengelola keuangan.

“Pemkot dinilai berhasil menunjukkan dukungan penuh dan komitmen yang konsisten dalam pelaksanaan berbagai program literasi keuangan bagi warganya, sehingga dinobatkan sebagai daerah dengan program literasi keuangan terbaik di tingkat kota se-Indonesia,” kata Ely Toisutta di Ambon, Sabtu.

Apresiasi untuk OJK dan Industri Perbankan

Wali Kota Ambon Bodewin M Wattimena memberikan apresiasi tinggi kepada OJK RI atas penghargaan yang diberikan. Ia menegaskan capaian ini merupakan hasil kerja kolektif, bukan hanya kerja pemerintah kota.

“Prestasi Juara 1 Nasional ini merupakan bukti nyata atas kerja keras bersama antara Pemerintah Kota Ambon, OJK, industri perbankan, serta seluruh elemen masyarakat dalam membangun literasi dan inklusi keuangan yang merata,” ujarnya.

Penghargaan Financial Literacy Award 2026 ini diberikan OJK sebagai bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah, Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK), serta pemangku kepentingan lain yang dinilai berkontribusi signifikan dalam meningkatkan indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia.

Langkah Lanjutan: Perkuat Ekosistem QRIS di Sekolah

Ke depan, Pemkot Ambon berkomitmen memperluas program inklusi keuangan, salah satunya dengan memperkuat ekosistem digitalisasi pembayaran. Penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) akan terus digencarkan, termasuk di lingkungan sekolah.

Langkah ini dinilai strategis untuk membiasakan transaksi non-tunai sejak dini sekaligus mendorong percepatan literasi keuangan digital di kalangan pelajar dan tenaga pendidik.

Dalam kesempatan penerimaan penghargaan tersebut, Ely Toisutta didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon F Taso. Acara puncak Bulan Literasi Keuangan 2026 turut dihadiri Ketua Dewan Komisioner OJK RI Friderica Widyasari Dewi.

Reporter: Ujang Rahmat
Sumber: ambon.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top