Menko Zulkifli Hasan Ajak Unpatti Ambon Garap Kampung Nelayan Maluku, Target nilai Tukar Nelayan Naik ke 120 pada 2027

Penulis: Pandu Wibisono  •  Kamis, 03 September 2026 | 21:05:01 WIB
Menko Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan kuliah umum di Universitas Pattimura (Unpatti), Ambon, Rabu (2/9/2026).

AMBON — Pemerintah pusat menggandeng Universitas Pattimura (Unpatti) untuk memperkuat program kampung nelayan di Maluku. Ketertarikan ini disampaikan langsung Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan usai memberikan kuliah umum di kampus tersebut, Rabu (2/9/2026).

Zulkifli Hasan menilai rendahnya nilai tukar nelayan menjadi pekerjaan rumah besar yang tak bisa diselesaikan pemerintah sendirian. NTN yang berada di level 103 jauh tertinggal dari nilai tukar petani yang telah mencapai 127.

Fasilitas Ini yang Bakal Mengubah Daya Tawar Nelayan

Kampung nelayan yang direncanakan bukan sekadar kawasan tempat tinggal. Pemerintah akan menyulapnya menjadi pusat aktivitas ekonomi dengan melengkapi fasilitas penyimpanan hasil tangkapan seperti cold storage dan balai lelang.

Kehadiran cold storage dinilai krusial. Selama ini nelayan kerap terpaksa menjual ikan dengan harga murah saat tangkapan melimpah karena tak punya tempat penyimpanan.

"Dengan adanya tempat penyimpanan, nelayan memiliki waktu dan daya tawar yang lebih baik dalam menjual hasil tangkapannya," ujar Zulkifli Hasan di Ambon.

Selain balai lelang dan cold storage, kawasan ini juga akan dilengkapi stasiun pengisian bahan bakar untuk nelayan (SPBN) serta bengkel perbaikan kapal.

Mengapa Unpatti Menjadi Kunci Program Ini?

Maluku adalah provinsi kepulauan dengan potensi kelautan yang besar, namun tantangan geografisnya juga kompleks. Zulkifli menilai kolaborasi dengan akademisi diperlukan untuk menemukan pendekatan yang tepat di lapangan.

"Di NTT, Maluku, Maluku Utara, kita butuh kerja sama dengan kampus. Apalagi kita sementara mengembangkan nilai ekonomi blue carbon," katanya menambahkan.

Unpatti disebutnya sebagai salah satu kampus terbaik yang siap diajak bekerja sama. Peran perguruan tinggi diharapkan mencakup riset teknologi penyimpanan, pengolahan hasil perikanan, hingga penguatan kelembagaan kelompok nelayan agar rantai nilai ikan bisa lebih panjang di tangan masyarakat pesisir.

Target Ambisius Pemerintah di 2027

Pemerintah optimistis program ini tidak hanya menaikkan produksi perikanan, tetapi juga berbicara soal pemerataan pendapatan. Target NTN menyentuh angka 120 pada akhir 2027 menjadi indikator keberhasilan yang akan dipantau ketat.

Jika terealisasi, jarak kesejahteraan antara nelayan dan petani yang selama ini cukup lebar bisa mulai dipersempit. Sisa pekerjaan rumah kini ada di tangan Unpatti untuk menerjemahkan arahan tersebut ke dalam riset dan pendampingan nyata bagi kampung nelayan.

Reporter: Pandu Wibisono
Sumber: terasmaluku.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top