MALUKU — Presiden Prancis Emmanuel Macron memastikan pasokan minyak negaranya tetap aman di tengah lonjakan harga bahan bakar yang mencapai rekor tertinggi. Ia menyebut prioritas saat ini adalah memulihkan kebebasan navigasi di Selat Hormuz dan membuka rute alternatif demi mengurangi ketergantungan pada jalur perairan tersebut. Langkah itu ditempuh setelah harga bensin dan solar di Prancis melonjak akibat gangguan terkait konflik di Timur Tengah.
Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan pemerintahannya tengah berupaya mengamankan pasokan minyak sekaligus menekan tekanan terhadap harga bahan bakar. Pernyataan itu disampaikan menyusul ketegangan yang mengganggu pasar energi global.
"Ketika minyak berada di bawah tekanan, harga di pompa bahan bakar pun naik. Saya tahu apa artinya itu bagi rakyat Prancis," kata Macron dalam unggahan di platform X.
Harga bahan bakar di seluruh dunia, termasuk Prancis, meningkat tajam dalam beberapa pekan terakhir akibat gangguan terkait konflik di Timur Tengah. Harga bensin dan solar dilaporkan mencapai rekor tertinggi.
Kelompok Houthi di Yaman, yang kembali terlibat pertempuran dengan pasukan pemerintah pada Juli, dilaporkan mengalami kemajuan dalam beberapa waktu terakhir. Houthi disebut menguasai Bab el-Mandeb, selat sempit yang menjadi jalur penting bagi ekspor minyak mentah Arab Saudi setelah Iran membatasi pelayaran melalui Selat Hormuz.
Macron melakukan pembicaraan dengan Perdana Menteri Irak Ali Falih al-Zaidi pada awal pekan ini. Ia juga telah berbicara dengan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman dan Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad al Thani pada Rabu.
Dari rangkaian komunikasi itu, Macron menegaskan prioritasnya saat ini adalah memulihkan kebebasan navigasi di Selat Hormuz, melindungi infrastruktur energi negara-negara mitra, serta memastikan produksi minyak tetap berlangsung.
"Penting untuk menjamin pasokan kami," katanya.
Prancis bekerja sama dengan mitra koalisi dalam upaya memastikan kebebasan navigasi melalui jalur perairan Selat Hormuz. Prancis juga berupaya membuka rute alternatif untuk mengurangi ketergantungan pada selat tersebut dan memperkuat keamanan pasokan.
"Semakin banyak jalur untuk mengangkut minyak berarti semakin kecil ketergantungan. Ketergantungan yang lebih kecil berarti keamanan yang lebih besar; dan keamanan yang lebih besar berarti tekanan yang lebih kecil terhadap harga. Mengatasi ketegangan. Menjamin pasokan minyak. Meredakan tekanan terhadap harga di pompa bahan bakar. Itu adalah bagian dari upaya melindungi masyarakat Prancis," jelasnya.
Langkah Prancis mencerminkan tekanan yang dihadapi negara-negara pengimpor energi saat jalur pelayaran strategis terganggu. Bagi konsumen, hasil akhirnya bergantung pada seberapa cepat rute alternatif dan pengamanan jalur navigasi bisa berjalan efektif.