AMBON — Pembekalan berlangsung sehari penuh dengan peserta dari jajaran pengurus harian dan koordinator bidang. Materi yang dibahas mencakup tugas, wewenang, tanggung jawab, hingga pola koordinasi antarbidang di lingkungan DPW.
Jamaludin menyebut penguatan tupoksi menjadi pintu masuk agar setiap program tidak tumpang tindih. Menurutnya, komunikasi dan kolaborasi antar pengurus sama pentingnya dengan pemahaman terhadap tugas masing-masing.
LDII Maluku menetapkan delapan bidang kontribusi sebagai pijakan pengabdian kepada masyarakat. Bidang-bidang tersebut menjadi acuan penyusunan langkah kerja pengurus di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Delapan bidang itu dibahas satu per satu dalam sesi pembekalan. Pengurus diminta menerjemahkan masing-masing bidang ke dalam kegiatan yang bisa dijalankan di lapangan.
Pemerintah Provinsi Maluku menetapkan tujuh prioritas pembangunan untuk 2026. Temanya bertumpu pada penguatan ketahanan pangan, energi, serta ekonomi produktif dan inklusif.
Tujuh prioritas tersebut meliputi peningkatan pendidikan, kesehatan, dan peran pemuda. Prioritas lain mencakup ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi, lingkungan, konektivitas, serta penguatan lembaga sosial kemasyarakatan.
Menurut Jamaludin, arah pembangunan daerah itu membuka ruang kolaborasi bagi organisasi kemasyarakatan. LDII Maluku akan mengambil bagian lewat program dakwah, pendidikan, pemberdayaan, dan kegiatan sosial.
Jamaludin menyatakan pembekalan dipakai untuk menyusun langkah kerja sesuai tanggung jawab masing-masing bidang. Ia berharap pelaksanaan program ke depan memiliki koordinasi lebih baik dan hasil yang bisa diukur.
"Melalui pembekalan ini, kami menyusun langkah kerja sesuai tanggung jawabnya. Pelaksanaan program diharapkan memiliki koordinasi yang lebih baik serta hasil yang terukur. Konsolidasi juga menjadi sarana memperkuat sinergi antarpengurus dalam menjalankan amanah organisasi," ujarnya.
Konsolidasi internal juga dibahas sebagai sarana memperkuat sinergi antarpengurus. Pembekalan ini menjadi forum pertama bagi sejumlah pengurus untuk menyamakan pemahaman soal alur kerja organisasi.
DPW LDII Maluku berharap penguatan tata kelola organisasi meningkatkan kualitas kontribusi kepada masyarakat. Pengurus diharapkan mampu menerjemahkan program organisasi menjadi kegiatan yang menjawab kebutuhan daerah.
Dengan organisasi yang solid dan profesional, LDII Maluku menyatakan komitmennya mendukung pembangunan daerah. Kontribusi diarahkan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia, kerukunan, dan kesejahteraan masyarakat Maluku.