MASOHI — Ketua DPD LDII Maluku Tengah, Hendra, menyebut pembagian masker sebagai wujud kepedulian organisasi terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat di tengah kondisi udara yang memburuk. Aksi sosial itu menyasar pengendara, pejalan kaki, serta pengguna jalan lainnya yang beraktivitas di luar ruangan.
Menurut Hendra, kegiatan tersebut diharapkan meningkatkan kesadaran warga soal pentingnya melindungi diri saat kualitas udara menurun akibat asap. Langkah itu juga menjadi bagian dari kontribusi LDII di bidang kesehatan yang manfaatnya dirasakan langsung oleh warga.
Siapa yang Paling Rentan Terpapar Asap Karhutla?
Paparan asap mengganggu kesehatan kelompok rentan: anak-anak, lansia, ibu hamil, serta orang dengan gangguan pernapasan atau penyakit jantung. Masker membantu mengurangi paparan partikel tertentu, tetapi efektivitasnya bergantung pada jenis dan kecocokan masker.
Karena itu, warga tetap perlu mengutamakan langkah pencegahan lain. Mengurangi waktu di luar ruangan saat asap pekat dan mengikuti informasi kualitas udara dari instansi berwenang menjadi kunci.
Imbauan bagi Warga Masohi: Kenali Gejala Awal
Dalam pelaksanaannya, peserta membagikan masker di sejumlah titik di Jalan Talang dan Jalan Tamar. Kegiatan itu sekaligus menjadi kesempatan mengingatkan masyarakat agar memeriksa kondisi udara sebelum beraktivitas di luar rumah.
Warga diimbau mengurangi aktivitas luar ruangan apabila asap semakin pekat, terutama jika mulai mengalami keluhan seperti batuk atau iritasi pada mata dan tenggorokan. Keluhan semacam itu menjadi tanda awal tubuh terpapar polusi udara.
Semangat "Untuk Malteng dan Maluku Pung Bae"
Aksi pembagian masker mengusung semangat "Untuk Malteng dan Maluku Pung Bae" sebagai pesan kebersamaan dan pengabdian kepada masyarakat. DPD LDII Maluku Tengah menyatakan komitmen mendorong kegiatan sosial yang bermanfaat serta memperkuat kolaborasi untuk menjawab kebutuhan warga.
Pembagian 500 masker menjadi salah satu respons organisasi kemasyarakatan terhadap dampak karhutla yang melanda sejumlah wilayah. Warga Masohi yang hendak beraktivitas di luar ruangan dianjurkan menyiapkan masker dan memantau informasi kualitas udara terbaru.