BBRMP Maluku Temukan Serangan Hama dan Keterbatasan Air di Sawah Gemba, Petani Butuh Dukungan Pompa BBM

Penulis: Pandu Wibisono  •  Jumat, 06 November 2026 | 06:16:30 WIB
Kepala BBRMP Maluku Gunawan meninjau langsung kondisi tanaman dan aktivitas panen petani di Gemba.

AMBON — Kepala BBRMP Maluku Gunawan menyatakan pemantauan dilakukan Kapoksi Program dan Pengujian bersama tim dengan meninjau kondisi tanaman dan aktivitas panen petani. Dalam kegiatan itu, tim bertemu Bejo, seorang petani yang sedang memanen padi varietas Cigelis di lahan seluas setengah hektare dengan hasil 49 karung.

Tiga Jenis Hama Menyerang Tanaman Padi di Gemba

Dari pengamatan di lapangan, tim menemukan sejumlah hama yang menyerang tanaman padi. Jenisnya penggerek batang, wereng, dan penggulung daun.

"Berdasarkan pengamatan di lapangan, ditemukan sejumlah hama yang menyerang tanaman padi, yakni penggerek batang, wereng, dan penggulung daun," ujar Gunawan di Ambon, Kamis.

Temuan itu menjadi perhatian karena berpotensi memengaruhi kualitas tanaman dan produktivitas pertanian. Risikonya tidak berhenti di satu musim, tetapi bisa merambat ke musim tanam berikutnya.

Keterbatasan Air Paksa Petani Andalkan Pompa

Selain serangan hama, petani di Gemba menghadapi keterbatasan pasokan air untuk mengairi persawahan. Kondisi itu membuat petani membutuhkan dukungan bahan bakar minyak (BBM) untuk mengoperasikan pompa air.

Kebutuhan BBM muncul karena pasokan air tidak cukup mengalir ke lahan. Tanpa pompa yang beroperasi, pengairan sawah bergantung pada kondisi alam yang sedang tidak mendukung.

Panen Tetap Berjalan Meski Diterpa Dua Kendala

Hasil panen di wilayah Gemba menunjukkan kegiatan produksi pertanian tetap berlangsung. Petani memanen padi meski menghadapi organisme pengganggu tanaman dan keterbatasan ketersediaan air.

Bejo memanen padi varietas Cigelis di lahan setengah hektare dan memperoleh 49 karung. Angka itu menjadi gambaran bahwa produksi masih jalan, namun berada di bawah tekanan dua kendala sekaligus.

Hasil Pemantauan Jadi Bahan Evaluasi Penanganan

BBRMP Maluku mengidentifikasi kondisi tanaman dan berbagai kendala yang dihadapi petani sebagai bahan evaluasi untuk menentukan langkah penanganan. Gunawan menyebut pemantauan itu dilakukan bersama tim dengan meninjau langsung kondisi tanaman dan aktivitas panen petani setempat.

BBRMP Maluku berharap hasil pemantauan menjadi dasar mendorong penanganan berbagai kendala pertanian. Harapannya, produktivitas lahan dan keberlanjutan usaha tani di wilayah Gemba bisa meningkat.

Reporter: Pandu Wibisono
Sumber: ambon.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top