AMBON — Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah Kota Ambon mengakibatkan sebuah pohon berukuran besar tumbang di kawasan Lateri 2, Kecamatan Baguala. Peristiwa yang terjadi pada Jumat (8/5) ini menyebabkan kerusakan fisik pada hunian milik warga setempat.
Bagian belakang rumah milik keluarga Alan Adrian menjadi titik terdampak paling parah. Batang pohon yang cukup besar itu ambruk tepat mengenai area kamar mandi hingga mengalami kerusakan serius pada struktur bangunannya.
Kerusakan Serius di Area Belakang Rumah Alan Adrian
Beruntung, tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, pemilik rumah harus menghadapi kerugian materiil akibat hancurnya bagian belakang hunian yang tertindih beban batang pohon.
"Pohon tumbang mengenai bagian belakang rumah milik Bapak Alan Adrian, tepatnya di area kamar mandi," ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Ambon Alfredo Hehamahua.
Pihak Damkar bergerak cepat setelah menerima laporan warga melalui layanan call center. Laporan tersebut langsung direspons dengan pengiriman tim teknis ke titik kejadian guna mencegah kerusakan bangunan yang lebih luas.
Pengerahan Personel dan Proses Evakuasi di Lateri 2
Dalam upaya pembersihan material pohon, Dinas Damkar Kota Ambon menerjunkan satu unit mobil rescue. Sebanyak tujuh personel dari Pos Mako dikerahkan untuk memotong dan memindahkan batang pohon yang menindih atap rumah tersebut.
Proses penanganan di lapangan dilakukan secara gotong royong bersama masyarakat sekitar. Kerja sama ini mempercepat proses evakuasi sehingga situasi di lokasi kembali kondusif dalam waktu singkat.
"Evakuasi sudah selesai dilakukan dan situasi di lokasi saat ini dalam keadaan aman," kata Alfredo.
Warga Ambon Diminta Waspada Potensi Pohon Tua
Menyikapi cuaca ekstrem yang masih membayangi ibu kota Provinsi Maluku ini, Alfredo mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan. Risiko pohon tumbang dan bencana hidrometeorologi lainnya berpotensi meningkat saat hujan deras disertai angin kencang.
Masyarakat diminta proaktif melaporkan keberadaan pohon tua atau tanaman yang posisinya membahayakan lingkungan sekitar kepada instansi terkait. Langkah antisipasi ini penting untuk meminimalkan risiko kerugian harta benda maupun ancaman keselamatan jiwa.
Pihak Damkar juga menyarankan agar warga mengurangi aktivitas di luar ruangan saat cuaca buruk berlangsung, terutama di wilayah yang rawan longsor atau kawasan yang dipenuhi pohon pelindung berukuran besar.