MALUKU — Beban kerja administratif, terutama mencatat hasil rapat dan menyusun ringkasan, seringkali menjadi distraksi utama bagi produktivitas di era digital. Plaud mencoba memecahkan masalah ini dengan memperkenalkan ekosistem perangkat keras bertenaga AI yang mampu mengubah rekaman suara menjadi data terstruktur secara instan. Perangkat ini tidak hanya merekam, tetapi juga melakukan analisis mendalam untuk menghasilkan poin-poin tindakan (action items) tanpa perlu campur tangan manual.
Langkah ini diambil setelah Plaud mencatat penggunaan oleh lebih dari 2 juta profesional di berbagai industri global. Dengan dukungan Plaud Intelligence, perangkat ini mampu memproses percakapan baik secara daring maupun luring. Hal ini menjadi krusial bagi pekerja lapangan atau konsultan yang sering melakukan pertemuan di lokasi dengan konektivitas terbatas namun tetap membutuhkan dokumentasi yang akurat.
Transkripsi 112 Bahasa untuk Mendukung Komunikasi Global
Salah satu keunggulan utama yang ditawarkan adalah kemampuan transkripsi yang mencakup 112 bahasa. Bagi pasar seperti Indonesia, fitur ini sangat relevan mengingat pola komunikasi profesional yang seringkali mencampurkan istilah asing dengan bahasa lokal. AI di dalam perangkat ini dirancang untuk mengenali konteks pembicaraan, sehingga hasil ringkasan tetap koheren dan mudah dicari kembali di kemudian hari melalui arsip digital.
Data yang terekam akan disinkronkan ke platform aplikasi, web, dan desktop. Pengguna juga mendapatkan akses ke fitur "Ask Plaud", sebuah asisten digital yang memungkinkan pengguna mengajukan pertanyaan spesifik terkait isi rekaman. Misalnya, pengguna bisa menanyakan, "Apa saja tenggat waktu yang disebutkan dalam rapat tadi?" dan AI akan memberikan jawaban berdasarkan data suara yang telah diproses.
NotePin S: Wearable Pintar yang Menempel di Pakaian
Plaud NotePin S hadir dengan desain ultra-wearable yang mengutamakan fleksibilitas penggunaan. Perangkat berbentuk kapsul ini bisa dipasang pada pakaian menggunakan klip magnetik, dikalungkan melalui lanyard, atau dikenakan sebagai gelang. Dengan berat yang ringan, NotePin S dirancang untuk menangkap ide-ide spontan atau percakapan "fringe" yang sering terjadi di luar ruang rapat formal.
- Penyimpanan internal: 64GB
- Konektivitas: Bluetooth Low Energy (BLE) 5.2 dan Wi-Fi
- Baterai: 320mAh
- Varian warna: Black, Silver, dan Purple
Note Pro: Solusi Ramping dengan Dukungan MagSafe
Untuk pengguna yang lebih menyukai integrasi dengan smartphone, Plaud menyediakan Note Pro. Perangkat seukuran kartu kredit ini memiliki desain tipis yang dapat diselipkan ke dalam casing MagSafe, sehingga menempel sempurna di bagian belakang ponsel. Note Pro sangat ideal bagi profesional yang sering melakukan panggilan telepon penting dan membutuhkan rekaman dua arah yang jernih untuk keperluan audit atau dokumentasi klien.
- Penyimpanan internal: 64GB
- Konektivitas: Bluetooth 5.4 dan Dual-band Wi-Fi (2.4GHz & 5GHz)
- Baterai: 500mAh dengan pengisian daya magnetik
- Keamanan: Penyimpanan cloud dengan enkripsi tingkat perusahaan (enterprise-grade)
Keamanan data menjadi prioritas mengingat perangkat ini merekam percakapan sensitif di lingkungan kerja. Plaud menjamin bahwa seluruh data yang diunggah ke cloud terlindungi dengan standar keamanan tinggi. Hal ini memberikan ketenangan bagi sektor-sektor yang memiliki regulasi ketat terkait privasi data, seperti hukum dan konsultasi bisnis.
Apa perbedaan utama antara NotePin S dan Note Pro?
NotePin S dirancang sebagai perangkat wearable yang bisa ditempel di baju untuk merekam percakapan tatap muka secara spontan. Sementara itu, Note Pro lebih difokuskan untuk pengguna smartphone dengan desain tipis yang mendukung MagSafe, sangat cocok untuk merekam panggilan telepon dan rapat formal.
Berapa banyak waktu yang bisa dihemat dengan alat ini?
Berdasarkan data operasional, penggunaan perangkat AI note-taking dari Plaud diklaim mampu menghemat hingga 260 jam per tahun. Penghematan ini berasal dari otomatisasi proses transkripsi, pembuatan ringkasan rapat, dan pengarsipan data yang biasanya dilakukan secara manual.
Apakah perangkat ini mendukung bahasa Indonesia?
Ya, perangkat Plaud mendukung transkripsi dalam 112 bahasa. Mengingat cakupan bahasa yang sangat luas tersebut, bahasa Indonesia termasuk dalam kapabilitas AI yang dimiliki untuk memproses rekaman menjadi teks dan ringkasan terstruktur.