Pencarian

Bose Headphone Dibanderol Mahal, Ini Rincian Teknologi yang Membuat Harganya Sebanding

Senin, 17 Agustus 2026 • 14:13:31 WIB
Bose Headphone Dibanderol Mahal, Ini Rincian Teknologi yang Membuat Harganya Sebanding
Bose menghadirkan teknologi peredam bising aktif pada headphone premiumnya yang dibanderol mulai dari Rp 4 jutaan.

MALUKU — Bicara soal headphone premium, Bose selalu masuk dalam jajaran pertama yang disebut, terutama untuk kategori peredam bising. Harga jualnya yang konsisten tinggi kerap memicu pertanyaan: apakah ini sekadar biaya brand, atau memang ada teknologi yang sepadan? Jawabannya, keduanya.

Teknologi Peredam Bising Aktif (ANC) yang Jadi Acuan

Alasan utama harga Bose menyentuh jutaan rupiah adalah sistem Active Noise Cancelling (ANC) mereka. Teknologi ini bekerja dengan memancarkan gelombang suara terbalik untuk menetralkan kebisingan eksternal secara real-time.

Keunggulan Bose di sini bukan sekadar meredam suara, melainkan melakukannya tanpa menghasilkan efek tekanan berlebih di telinga. Ini hasil riset panjang yang membuat pengalaman mendengarkan musik di pesawat atau kereta jadi jauh lebih imersif.

Kualitas Material dan Desain Ergonomis

Harga jual juga mencerminkan biaya riset desain. Bose menggunakan material yang tidak hanya ringan, tapi juga dirancang untuk dipakai berjam-jam tanpa membuat telinga panas atau kepala terasa sesak.

Bantalan earcup-nya memakai busa memory foam berlapis kulit sintetis premium yang diganti dengan mudah. Detail kecil seperti engsel lipat yang kokoh dan mekanisme geser headband yang presisi ikut berkontribusi pada durabilitas jangka panjang, sesuatu yang jarang ditemukan di produk kelas menengah.

Penyetelan Suara Khas Bose: Akurat atau Membosankan?

Bose dikenal dengan profil suara yang flat dan netral. Bagi audiophile, ini dianggap akurat karena tidak melebih-lebihkan bass atau treble. Hasilnya, vokal terdengar jernih dan detail instrumen terjaga.

Namun, bagi pengguna yang terbiasa dengan suara "V-shape" (bass dan treble menonjol) dari merek seperti Sony atau JBL, karakter ini bisa terkesan datar. Ini soal preferensi, tapi Bose konsisten memilih akurasi demi kenyamanan mendengar yang tidak melelahkan dalam sesi panjang.

Fitur Pendukung yang Menambah Biaya Produksi

Selain ANC, Bose menyematkan sensor wear-detection yang otomatis menjeda musik saat headphone dilepas. Ada juga mode transparansi (awareness) yang memungkinkan suara sekitar masuk tanpa melepas headphone.

Konektivitas multipoint untuk dua perangkat sekaligus dan aplikasi pendamping untuk EQ juga menjadi standar di kelas harga tersebut. Semua fitur ini membutuhkan chip khusus dan pengerjaan software yang tidak murah untuk dikembangkan.

Posisi Bose di Pasar Headphone Indonesia

Di pasar Indonesia, headphone premium Bose dibanderol mulai dari Rp 4 jutaan untuk seri QuietComfort hingga Rp 7 jutaan untuk seri flagship seperti QC Ultra. Harga ini bersaing langsung dengan Sony WH-1000XM5 dan Apple AirPods Max.

Keunggulan kompetitif Bose justru terletak pada bobotnya yang lebih ringan dibanding AirPods Max dan kenyamanan yang sedikit lebih unggul dari Sony menurut banyak pengulas. Namun, codec pendukungnya masih terbatas pada AAC dan SBC, belum mendukung LDAC seperti kompetitor utamanya.

Apakah Sebanding untuk Pengguna Indonesia?

Jika Anda adalah pekerja yang sering mobilitas, berkomunikasi via panggilan video, atau sekadar ingin alat peredam bising terbaik untuk fokus bekerja, Bose layak masuk daftar beli. Tingkat kenyamanan dan kualitas mikrofonnya terbukti unggul di kelasnya.

Sebaliknya, jika prioritas utama Anda adalah mendengarkan musik dengan detail tinggi dan Anda sudah terbiasa dengan format audio resolusi tinggi, headphone dari Sennheiser atau Sony dengan dukungan LDAC bisa menjadi alternatif dengan harga lebih masuk akal. Keputusan akhir kembali pada kebutuhan dan prioritas anggaran Anda.

Follow maluku24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bgr.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks