Pencarian

Empat Periode di Legislatif Jadi Modal Halimun Saulatu Maju di Bursa Ketua DPD Demokrat Maluku

Kamis, 27 Agustus 2026 • 01:10:31 WIB
Empat Periode di Legislatif Jadi Modal Halimun Saulatu Maju di Bursa Ketua DPD Demokrat Maluku
Halimun Saulatu menegaskan pengalaman empat periode di legislatif sebagai modal utama dalam bursa calon Ketua DPD Partai Demokrat Maluku.

AMBON — Pengalaman panjang di parlemen menjadi modal utama Halimun Saulatu dalam perebutan kursi Ketua DPD Partai Demokrat Maluku. Kader berusia produktif ini bukan nama baru di internal partai maupun panggung politik Maluku.

Kariernya terbangun dari bawah. Ia tercatat dua periode menjadi anggota DPRD Kabupaten Maluku Tengah (2009-2014 dan 2014-2019), lalu melanjutkan kiprah ke DPRD Provinsi Maluku untuk periode 2019-2024 dan kembali dipercaya pada periode 2024-2029.

Modal Politik: Bukan Sekadar Duduk di Parlemen

Empat periode di legislatif membuat Halimun memahami dinamika politik lokal hingga provinsi. Selama di DPRD, ia bersentuhan langsung dengan persoalan pembangunan daerah, pelayanan publik, hingga hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

Dua periode di DPRD Maluku Tengah memberinya pemahaman karakter sosial masyarakat di kabupaten dengan wilayah geografis luas. Sementara pengalaman di DPRD Maluku memperluas cakrawala politiknya, berhadapan dengan kepentingan seluruh kabupaten dan kota.

Yang membuatnya berbeda, pengalaman Halimun tidak berhenti di ruang parlemen. Di internal partai, ia kini menjabat Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Maluku dan Bendahara DPD Partai Demokrat Maluku. Ia juga dipercaya sebagai Plt Ketua DPC Partai Demokrat Maluku Tengah.

Mengapa Figur Muda Ini Diperhitungkan?

Musda Demokrat Maluku 2026 menjadi momentum regenerasi. Namun regenerasi bukan sekadar soal usia, melainkan figur yang memahami organisasi dan mampu menerjemahkan kepentingan masyarakat ke dalam kerja politik.

Halimun memiliki kombinasi pengalaman elektoral dan organisatoris. Empat periode di legislatif memberinya pengalaman memenangkan pertarungan politik. Posisi sebagai Ketua Fraksi, Bendahara DPD, dan Plt Ketua DPC memberinya pengalaman mengelola konsolidasi internal.

Tantangan Memimpin Demokrat di Provinsi Kepulauan

Ketua DPD Demokrat Maluku ke depan tidak punya pekerjaan ringan. Maluku adalah provinsi kepulauan dengan kondisi geografis, sosial, dan politik yang berbeda di setiap kabupaten dan kota.

Pemimpin partai dituntut membangun komunikasi lintas wilayah dan memastikan seluruh kader merasa menjadi bagian organisasi. Bukan sekadar memenangkan kontestasi Musda, tetapi juga memperkuat struktur partai dan menyiapkan mesin politik menghadapi agenda ke depan.

Pada titik inilah figur muda seperti Halimun menawarkan energi baru. Musda 2026 pada akhirnya bukan hanya tentang siapa yang memenangkan kursi Ketua DPD, melainkan siapa yang mampu membawa Demokrat Maluku menjadi organisasi yang solid, terbuka, dan dekat dengan masyarakat.

Follow maluku24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: potretmaluku.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks