LANGGUR — Babak 16 besar Bupati Maluku Tenggara Cup 2026 mempertemukan 16 tim voli putra dan putri di Lapangan Voli Langgur. Delapan pertandingan perdana dijadwalkan berlangsung Selasa (8/9/2026), disusul delapan laga lanjutan pada Rabu (9/9/2026).
Panitia menerapkan sistem best of three pada fase gugur ini. Tim yang lebih dahulu mengamankan dua set kemenangan berhak melaju ke babak perempat final.
Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, menegaskan kompetisi ini bukan sekadar perebutan gelar. Ia menyebut turnamen menjadi momentum strategis untuk menjaring bibit atlet muda daerah yang siap dikembangkan menuju POPMAL.
“Ini ajang cari bibit atlet untuk POPMAL. Sekaligus tempat kita baku dapa, sarana menjalin persaudaraan,” kata Thaher di Langgur, Selasa (8/9/2026).
Jadwal 8 Laga Perdana: Kei Kecil Barat vs MTH Rumpun 4 hingga Lapas vs Kei Kecil Timur Selatan
Pada sektor putri, laga pembuka mempertemukan Kei Kecil Barat melawan MTH Rumpun 4. Dilanjutkan duel Kei Besar Selatan kontra MTH Rumpun 1, Kei Besar berhadapan dengan Kei Besar Utara Timur, serta Persit menjamu MTH Rumpun 2A.
Untuk kategori putra, Kei Besar Utara Timur akan bertemu Manyeuw. Laga lain mempertemukan BPDM melawan Kei Besar Selatan Barat, Gerindra menghadapi Kodim 1503, dan Lapas berduel dengan Kei Kecil Timur Selatan.
Lanjutan Rabu: Tersaji Duel BPDM vs Uningrat dan Kei Kecil vs Yon TP 914
Babak 16 besar kembali bergulir Rabu (9/9/2026) dengan delapan pertandingan lain. Kategori putri menyajikan BPDM melawan Uningrat, Kei Kecil kontra Polikant, MTH Rumpun 2B berhadapan dengan MTH Rumpun 3, serta Posaja menjamu Hoat Sorbay.
Pada sektor putra, Kei Kecil akan berhadapan dengan Yon TP 914. Laga lain mempertemukan Rumpun 1 melawan Kei Besar Selatan, Kei Kecil Barat menghadapi Kei Besar Utara Barat, dan Hoat Sorbay berduel dengan Kei Besar.
Tekanan Meningkat di Fase Gugur
Memasuki fase gugur, intensitas pertandingan dipastikan meningkat. Thaher mengingatkan bahwa setiap pemain dituntut memiliki kemampuan teknik mumpuni, kekompakan tim, kecerdasan membaca permainan, serta mental bertanding yang kuat.
Meski persaingan kian ketat, orang nomor satu di Maluku Tenggara itu berpesan agar semangat sportivitas tetap dijaga. Ia menekankan bahwa rivalitas hanya boleh terjadi di dalam lapangan.
“Rivalitas itu hanya di lapangan. Di luar lapangan kita tetap bersaudara,” ujarnya.
Thaher menambahkan, olahraga menjadi sarana efektif mempertemukan masyarakat dari berbagai wilayah di Maluku Tenggara. Lewat kompetisi ini, ia berharap lahir atlet berprestasi sekaligus memperkuat tali persaudaraan antarwarga.