Biaya Kalibrasi Baterai Motor Listrik Rp 200.000, Cegah Motor Tersendat Seperti Mesin Pincang

Penulis: Ujang Rahmat  •  Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:31:01 WIB
Biaya kalibrasi baterai motor listrik tipe SLA di STB EV sebesar Rp 200.000 untuk menjaga performa motor.

MALUKU — Bengkel spesialis motor listrik STB EV mengungkapkan bahwa ketidakseimbangan arus pada baterai tipe Sealed Lead-Acid (SLA) adalah masalah yang umum terjadi. Kondisi ini muncul secara perlahan akibat pola pengisian daya dan pemakaian harian yang tidak seragam, sehingga sel-sel di dalam baterai menerima arus yang berbeda.

Akibat Baterai Tidak Seimbang: Motor Tersendat-Sendat

Mohamad Rifki Rabani, punggawa STB EV, menjelaskan bahwa gejala pertama yang dirasakan pengendara adalah tenaga yang tidak stabil. Motor akan terasa seperti "tersedak" saat digas, terutama pada kecepatan rendah hingga menengah.

"Kalau baterai tidak dikalibrasi, nanti motor jalannya kayak tersendat-sendat gitu. Kalau di mobil, kayak mesin mati satu pengapiannya, jadi kayak pincang gitu," ujar Rifki kepada Kompas.com.

Biaya Servis dan Risiko Kerusakan Total

Untuk mencegah kerusakan yang lebih parah, STB EV merekomendasikan proses balancing atau kalibrasi dilakukan setiap enam bulan sekali. Biaya yang dibanderol cukup terjangkau, yakni Rp 200.000, yang sudah termasuk jasa pengerjaan.

Angka ini terbilang kecil jika dibandingkan dengan risiko kerusakan total yang memaksa pemilik mengganti unit baterai baru dengan harga jutaan rupiah. Menunda kalibrasi sama artinya dengan mempercepat penurunan performa dan memperpendek usia pakai baterai.

Penyebab Arus Baterai Tidak Lagi Sama

Rifki menjelaskan bahwa seiring bertambahnya pemakaian, arus pada baterai SLA pasti akan menjadi tidak seimbang. Proses pengisian daya yang dilakukan secara berulang menjadi pemicu utama, di mana setiap sel baterai memiliki kecepatan pengisian dan pengosongan yang berbeda.

"Nanti, lama kelamaan ketika dicas, masuk arusnya tidak sama. Ya, karena arusnya tidak seimbang," kata Rifki.

Siapa yang Paling Terdampak?

Pemilik motor listrik dengan baterai jenis SLA adalah pihak yang paling membutuhkan perawatan ini. Motor listrik dengan baterai lithium-ion umumnya memiliki sistem manajemen baterai (BMS) yang lebih canggih, sehingga risiko ketidakseimbangan arus lebih rendah.

Bagi pengguna motor listrik entry-level yang banyak beredar di Indonesia, menjadwalkan kalibrasi baterai secara rutin adalah langkah preventif yang wajib dilakukan. Hal ini untuk menjaga kenyamanan berkendara sekaligus memastikan investasi kendaraan tetap awet dalam jangka panjang.

Apakah Kalibrasi Hanya untuk Baterai SLA?

Ya, artikel ini secara spesifik membahas baterai jenis Sealed Lead-Acid (SLA) yang banyak digunakan pada motor listrik generasi awal atau model dengan harga terjangkau. Baterai lithium-ion modern memiliki sistem kontrol internal yang mengurangi kebutuhan kalibrasi manual.

Berapa Lama Proses Kalibrasi Baterai Motor Listrik?

Proses balancing atau kalibrasi di bengkel spesialis biasanya memakan waktu beberapa jam, tergantung pada kondisi dan kapasitas baterai. Pemilik disarankan untuk menitipkan motor di bengkel dan menjemputnya di hari yang sama.

Di Mana Bisa Melakukan Kalibrasi Baterai Motor Listrik?

Kalibrasi sebaiknya dilakukan di bengkel spesialis motor listrik yang memiliki peralatan khusus untuk menyeimbangkan arus setiap sel baterai. Bengkel konvensional umumnya tidak memiliki perangkat ini, sehingga pemilik harus mencari bengkel yang terpercaya seperti STB EV atau rekomendasi dari komunitas motor listrik setempat.

Reporter: Ujang Rahmat
Sumber: otomotif.kompas.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top