AMBON — Manajemen Bandara Internasional Pattimura Ambon memastikan komitmennya terhadap fasilitas keagamaan di sekitar wilayah operasional. Kali ini, giliran Mushola Al-Ikhlas yang berlokasi di Lingkungan Pensip menerima suntikan dana segar sebesar Rp20 juta untuk proses renovasi.
General Manager Bandara Internasional Pattimura Ambon, Johan Seno Acton, secara langsung menyerahkan bantuan tersebut kepada pengurus mushola dan tokoh masyarakat setempat. Ia menekankan bahwa program revitalisasi ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap kebutuhan spiritual warga.
"Kami percaya bahwa tempat ibadah yang nyaman akan mendukung terciptanya kekhusyukan dalam beribadah serta mempererat tali silaturahmi antarwarga," ujar Johan Seno Acton dalam sambutannya. Ia menambahkan, program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat sekitar bandara.
Bantuan ini masuk dalam payung program TJSL InJourney Airports yang berfokus pada revitalisasi rumah ibadah. Melalui skema ini, Bandara Pattimura tidak hanya menjalankan kewajiban korporasi, tetapi juga merespons kebutuhan langsung warga di lingkungan terdekat bandara.
Pihak manajemen menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari warga dan pengurus Mushola Al-Ikhlas. Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat mempercepat proses renovasi sehingga mushola bisa segera digunakan dengan fasilitas yang lebih layak oleh para jamaah.
Program TJSL ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan PT Angkasa Pura Indonesia dalam mendukung pembangunan nasional. Fokus utamanya adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penyediaan sarana ibadah yang memadai melalui tanggung jawab sosial perusahaan.
Manajemen berharap, melalui sinergi strategis ini, semangat kebersamaan dan solidaritas sosial tetap terjaga. Dampak positif dari program ini diharapkan tidak hanya dirasakan oleh jamaah Mushola Al-Ikhlas, tetapi juga membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat di sekitar Bandara Internasional Pattimura Ambon.