Pencarian

OJK Maluku Latih 200 Penyuluh KB dan Pendamping Keluarga Jadi Penggerak Literasi Keuangan di 11 Kabupaten Kota

Kamis, 06 Agustus 2026 • 23:38:01 WIB
OJK Maluku Latih 200 Penyuluh KB dan Pendamping Keluarga Jadi Penggerak Literasi Keuangan di 11 Kabupaten Kota
OJK Maluku memberikan edukasi literasi keuangan kepada hampir 200 penyuluh KB dan pendamping keluarga secara daring.

AMBON — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku menggelar edukasi literasi keuangan bagi penyuluh keluarga berencana (KB), tim pendamping keluarga, dan pengelola Kampung Keluarga Berkualitas se-Maluku. Kegiatan yang berlangsung secara daring ini diikuti hampir 200 peserta dari seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut.

Kepala OJK Provinsi Maluku Haramain Billady menegaskan bahwa ketahanan ekonomi keluarga menjadi fondasi penting dalam membangun keluarga yang tangguh. Menurutnya, keluarga yang sehat secara finansial akan lebih siap menghadapi gejolak ekonomi dan tidak mudah terjerat praktik keuangan ilegal.

"Membangun keluarga berkualitas tidak hanya berbicara tentang kesehatan dan pendidikan, tetapi juga tentang kemampuan mengelola keuangan secara cerdas. Keluarga yang memiliki literasi keuangan yang baik akan lebih siap menghadapi berbagai tantangan ekonomi, terhindar dari jeratan pinjaman online ilegal, judi online, maupun berbagai bentuk penipuan keuangan," kata Haramain di Ambon, Kamis.

Penyuluh KB Disiapkan Jadi Garda Terdepan Edukasi Keuangan Warga

Melalui kolaborasi dengan BKKBN, OJK ingin memastikan edukasi keuangan tidak berhenti di kota, melainkan menjangkau hingga tingkat kampung. Para penyuluh dan pendamping keluarga diharapkan menjadi agen perubahan yang menyebarkan pemahaman pengelolaan uang yang bijak kepada masyarakat akar rumput.

"Kami berharap para Penyuluh KB, Tim Pendamping Keluarga, dan Pengelola Kampung Keluarga Berkualitas tidak hanya menjadi pendamping dalam pembangunan keluarga, tetapi juga menjadi Penggerak Literasi Keuangan Maluku yang mampu mengedukasi masyarakat mengelola keuangan, memanfaatkan layanan keuangan formal, dan terlindungi dari berbagai risiko kejahatan di sektor keuangan," ujarnya.

Materi Pelatihan: dari Menyusun Anggaran Rumah Tangga hingga Deteksi Pinjol Ilegal

Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali berbagai materi praktis seputar pengelolaan keuangan keluarga. Materi yang disampaikan mencakup penyusunan anggaran rumah tangga, membangun kebiasaan menabung, hingga cara mengelola utang secara bertanggung jawab dan perencanaan keuangan jangka panjang.

OJK juga memberikan pemahaman mendalam mengenai cara membedakan lembaga keuangan resmi dan ilegal. Peserta diedukasi agar hanya menggunakan produk dan layanan jasa keuangan yang berizin serta diawasi OJK, sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap kejahatan keuangan digital.

Modus-modus seperti pinjaman online ilegal, investasi bodong, judi online, penipuan digital, hingga penyalahgunaan data pribadi menjadi materi krusial yang dianggap dapat mengganggu stabilitas ekonomi keluarga jika tidak diantisipasi sejak dini.

BKKBN: Literasi Keuangan Kunci Pendekatan Komprehensif Pembangunan Keluarga

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Edi Setiawan menyambut baik sinergi ini. Ia menilai penguatan ketahanan ekonomi tidak bisa dipisahkan dari aspek kesehatan, pengasuhan, dan pendidikan dalam pembangunan keluarga berkualitas.

"Pembangunan keluarga berkualitas memerlukan pendekatan yang komprehensif, tidak hanya dari aspek kesehatan, pengasuhan, dan pendidikan, tetapi juga melalui penguatan ketahanan ekonomi keluarga. Kami berkomitmen untuk terus memperluas kolaborasi dalam penyelenggaraan edukasi dan literasi keuangan bersama OJK Provinsi Maluku hingga menjangkau lebih banyak masyarakat melalui jaringan Kampung Keluarga Berkualitas di seluruh Provinsi Maluku," ucap Edi yang mengikuti kegiatan secara virtual.

Sementara itu, Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Mincie H Ubro turut hadir langsung di aula Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku untuk mendampingi jalannya kegiatan tersebut.

Follow maluku24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ambon.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks