Kalmar Ottawa T2 EV Traktor Terminal Listrik Pakai Rel Jalanan, Bisa Isi Daya Sambil Jalan Tanpa Colokan

Penulis: Ramli Siregar  •  Minggu, 14 Juni 2026 | 04:31:01 WIB
Traktor terminal listrik Kalmar Ottawa T2 EV dapat mengisi daya sambil bergerak melalui rel jalanan sepanjang 200 meter.

MALUKU — Proyek kolaborasi Kalmar dan Elonroad, yang didanai Badan Energi Swedia, baru saja menyelesaikan fase verifikasi di Ljungby. Hasilnya, traktor terminal Ottawa T2 EV bisa terus bergerak tanpa jeda berkat kombinasi pengisian daya dinamis dari rel jalan dan pengereman regeneratif. “Tujuan utamanya adalah menawarkan solusi pengisian daya tanpa kekhawatiran bagi pelanggan Kalmar, menyediakan energi on-board yang hampir tak terbatas untuk operasi berkelanjutan,” ujar Per-Erik Johansson, Technology Manager Electrification Kalmar.

Rel Cuma 200 Meter, Operasi Berlangsung Nonstop

Konsep “mobil slot raksasa” ini ternyata tidak membutuhkan rel sepanjang lintasan. Cukup 200 meter atau sekitar seperdelapan mil dari jalan yang dialiri listrik, traktor bisa mengisi daya saat bergerak maupun berhenti. Di pelabuhan Ljungby, panjang itu sudah lebih dari cukup untuk menjaga traktor tetap beroperasi.

“Kemitraan ini menunjukkan potensi nyata untuk mengubah cara kendaraan industri bertenaga listrik,” bunyi pernyataan resmi Kalmar. Pelabuhan dan pusat distribusi global pun mulai melirik teknologi ini. Traktor terminal biasanya berkecepatan rendah, membawa beban berat, dan melalui rute berulang—kombinasi ideal untuk elektrifikasi.

Mengapa Traktor Terminal Butuh Solusi Ini?

Masalah utama elektrifikasi di pelabuhan adalah jam operasi yang nyaris tanpa henti. Selama ini, kebutuhan mencolok dan mengisi daya dianggap sebagai kelemahan baterai dibanding diesel. Padahal, menurut Kalmar, anggapan itu keliru. Dengan sistem pengisian di jalan, waktu henti untuk charging bisa dihilangkan.

Setelah fase verifikasi ini, teknologi akan diuji di lingkungan pelabuhan nyata dengan pelanggan pilot. “Kami bersemangat mengambil langkah selanjutnya, menunjukkan bahwa pengisian daya dinamis bukan hanya mungkin, tapi juga jalur yang menjanjikan untuk masa depan transportasi listrik tugas berat,” tambah Johansson.

Harapan untuk Adopsi Massal

Kalmar berharap perusahaan yang kini “mulai memperhatikan” segera beralih dari sekadar tertarik menjadi melakukan pembelian. “Semoga semua perusahaan yang memperhatikan mulai membeli, dan membuktikan mereka serius membersihkan operasi mereka, bahkan saat tetap berusaha bertahan dalam bisnis,” tulis Electrek dalam analisisnya.

Teknologi pengisian daya di jalan memang dinilai sebagai game-changer untuk elektrifikasi kendaraan berat. Jika diterapkan massal, sistem ini bisa menjadi solusi untuk mengatasi keterbatasan baterai, terutama di lingkungan industri yang menuntut mobilitas tinggi tanpa jeda.

Reporter: Ramli Siregar
Sumber: electrek.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top