AMBON — Ribuan pendukung Argentina memadati Jembatan Merah Putih (JMP) dan Jalan Jenderal Sudirman, Batu Merah. Pusat Kota Ambon ditutup lautan manusia biru-putih. Perayaan kemenangan 3-0 atas Aljazair berlangsung meriah dan tertib.
Euforia tidak hanya terasa di Ambon. Di Tual, Namlea, Masohi, hingga Saumlaki, sorak "Vamos Argentina Messi!" menggema serentak. Di Dobo, nelayan mengibarkan bendera biru-putih dari atas perahu. Di Bula, anak-anak sekolah melukis wajah dengan warna langit Argentina. Di Kepulauan Aru, warga menggelar nonton bareng hingga peluit akhir.
Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, S.H., LLM., mengaku fans berat Argentina sejak era Maradona. Ia menyampaikan apresiasi atas semangat positif yang ditunjukkan masyarakat. Beliau menekankan kebersamaan warga Maluku yang merayakan dengan tertib dan penuh sportivitas.
"Ini bukti Maluku cinta damai dan cinta olahraga. Sepak bola mengajarkan kita persatuan, menghargai perbedaan, dan bangga sebagai bagian dari Indonesia. Saya mengapresiasi seluruh masyarakat Maluku yang merayakan dengan bijak," ujar Gubernur Hendrik Lewerissa.
Pesta rakyat ini mendapat dukungan pengamanan penuh dari Kodam XV/Pattimura. Para prajurit disiagakan di setiap titik keramaian untuk memastikan perayaan berjalan aman tanpa kericuhan. Mulai dari jajaran Makodam hingga Babinsa di desa-desa, semua dikerahkan.
Momen ini menjadi pengingat: ketika bola menggelinding, perbedaan suku, pulau, dan keyakinan melebur menjadi satu sorak kebanggaan. Argentina menang, Maluku ikut bahagia.