AMBON — Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, Edi Setiawan, menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama dalam menyukseskan program pembangunan keluarga. Hal ini disampaikan dalam rapat koordinasi dengan Kepala Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dari seluruh kabupaten/kota se-Maluku, Rabu (19/2).
Menurut Edi, kondisi geografis Maluku yang didominasi wilayah kepulauan menjadi tantangan tersendiri dalam menjangkau masyarakat dengan berbagai layanan.
Edi yang baru bertugas sebagai Kepala Perwakilan BKKBN Maluku mengaku semakin memahami kompleksitas pelayanan di daerah setelah melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi.
"Setelah melihat langsung kondisi di lapangan, saya memahami berbagai tantangan yang dihadapi. Namun saya juga melihat semangat dan komitmen yang besar dari pemerintah daerah serta para petugas untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujarnya.
Ia menilai, meskipun akses antar-puluh menjadi kendala logistik, para pemangku kepentingan di daerah memiliki komitmen tinggi untuk meningkatkan kualitas pelayanan.
Dalam rapat koordinasi tersebut, Edi memaparkan sejumlah program prioritas Kemendukbangga yang menjadi fokus pelaksanaan di Maluku. Beberapa di antaranya adalah:
Edi menekankan bahwa keberhasilan program-program tersebut sangat bergantung pada keterlibatan aktif pemerintah kabupaten/kota. Dukungan OPD setempat dinilai krusial agar pelaksanaan program dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
"BKKBN tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan pemerintah kabupaten/kota sangat menentukan keberhasilan program, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh keluarga di seluruh wilayah Maluku," katanya.
Melalui penguatan koordinasi ini, BKKBN Maluku berharap dapat mendorong terwujudnya keluarga yang berkualitas, sejahtera, dan berdaya saing. Hal ini menjadi bagian dari upaya mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045.
"Kami mengajak seluruh pihak untuk terus bergerak bersama membangun keluarga Indonesia yang berkualitas melalui program-program yang terintegrasi dan berkelanjutan," pungkas Edi.