PULAU MOROTAI — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pulau Morotai, yang menjadi fasilitas kesehatan rujukan utama di wilayah kepulauan, mendapatkan penguatan infrastruktur kelistrikan dari PLN. Penambahan daya hingga 690 kVA disiapkan untuk menjamin suplai listrik yang stabil bagi peralatan medis kritis.
General Manager PLN UIW Maluku dan Maluku Utara, Noer Soeratmoko, menegaskan bahwa keandalan listrik menjadi fondasi penting bagi layanan rumah sakit. “PLN berkomitmen untuk terus mendukung sektor kesehatan melalui penyediaan listrik yang andal dan berkelanjutan,” ujarnya dalam kegiatan koordinasi bersama manajemen RSUD.
Penambahan daya ini akan menyuplai sejumlah fasilitas vital, mulai dari ruang operasi, instalasi gawat darurat, laboratorium, hingga layanan radiologi dan sistem informasi rumah sakit. Seluruh peralatan medis modern membutuhkan tegangan listrik yang stabil agar tidak mengganggu pelayanan pasien.
Manager PLN UP3 Tobelo, Anton Tonapa, menjelaskan bahwa pihaknya melakukan pemetaan kebutuhan energi listrik secara detail sebelum memutuskan penambahan daya. “PLN berkomitmen untuk memastikan kebutuhan listrik di sektor kesehatan dapat terpenuhi secara optimal,” katanya.
Sinergi ini merupakan bagian dari peran PLN sebagai mitra strategis pembangunan daerah, bukan sekadar penyedia energi. Direktur RSUD Pulau Morotai mengapresiasi langkah PLN yang dinilai penting dalam mendukung pengembangan layanan rumah sakit dan peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat.
PLN menargetkan penguatan kelistrikan ini dapat mendorong layanan kesehatan yang lebih modern, cepat, dan andal. Ke depan, kolaborasi dengan RSUD Pulau Morotai akan terus diperkuat sebagai bagian dari kontribusi nyata mewujudkan masyarakat sehat menuju Indonesia Emas 2045.