Kementerian PU Siapkan Peningkatan Jalan 12,65 Km di Banda Neira, Target Dorong Wisata dan Distribusi Pala

Penulis: Ramli Siregar  •  Rabu, 15 Juli 2026 | 20:22:31 WIB
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menyatakan peningkatan jalan di Banda Neira bertujuan memperlancar distribusi hasil pertanian dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

BANDA NEIRA — Pemerintah pusat mulai menyiapkan peningkatan infrastruktur di kawasan wisata sejarah Kepulauan Banda. Program ini masuk dalam skema Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) Tahun Anggaran 2026.

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menyatakan bahwa peningkatan jalan tersebut bertujuan memperbaiki konektivitas antarwilayah di Banda Neira. "Program Inpres Jalan Daerah ini bertujuan meningkatkan kemantapan dan konektivitas jalan daerah, sehingga dapat memperlancar distribusi hasil pertanian, membuka akses menuju kawasan produksi pangan dan energi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat," ujarnya dalam rilis resmi, Selasa (14/7/2026).

Jalur Pala dan Ikan Jadi Prioritas

Kepulauan Banda dikenal sebagai salah satu sentra produksi pala di Maluku. Data dari Kementerian PU menyebutkan, produksi pala di wilayah ini mencapai 646 ton per tahun. Sementara itu, hasil perikanan setempat tercatat sekitar 16.127 ton per tahun.

Dengan adanya peningkatan jalan, pemerintah berharap distribusi komoditas unggulan tersebut bisa berjalan lebih lancar. Selama ini, akses jalan yang sempit dan kondisi kurang memadai menjadi kendala utama bagi petani dan nelayan setempat.

Lebar Jalan Kini Hanya 3 Meter, Akan Diperkuat Beton

Kondisi eksisting jalan di Banda Neira saat ini memiliki lebar berkisar 3 hingga 3,5 meter. Jalan tersebut hanya bisa dilalui kendaraan kecil, sehingga membatasi mobilitas warga dan wisatawan.

Dalam perencanaannya, jalan akan diperkuat menggunakan konstruksi rigid pavement atau beton kaku. Selain itu, trotoar juga akan dibangun di atas saluran drainase yang sudah ada. Langkah ini diambil untuk memberikan kenyamanan bagi pejalan kaki sekaligus meningkatkan kualitas infrastruktur kawasan.

Mengacu pada Masterplan 20 Tahun

Pelaksanaan peningkatan jalan ini merujuk pada Rencana Induk (Masterplan) Pengembangan dan Penataan Kawasan Banda Neira dan Sekitarnya Tahun 2025-2045. Dokumen tersebut disusun oleh Kementerian PPN/Bappenas sebagai panduan jangka panjang pengembangan kawasan.

Kawasan Banda Neira sendiri menyimpan nilai sejarah tinggi, mulai dari benteng peninggalan kolonial hingga bangunan tua yang menjadi daya tarik wisatawan. Pemerintah berharap perbaikan infrastruktur ini bisa mendongkrak kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

Belum ada kepastian kapan proyek ini mulai dikerjakan secara fisik. Namun, dengan masuknya dalam skema Inpres Jalan Daerah 2026, proses penganggaran dan lelang diperkirakan akan berjalan dalam waktu dekat.

Reporter: Ramli Siregar
Sumber: radarbangsa.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top