MALUKU — Tim gabungan dari kepolisian dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya harus bekerja ekstra hati-hati saat mengevakuasi jenazah seorang wanita dari dasar sumur tua. Pasalnya, di samping jasad korban, seekor ular kobra berukuran besar turut bersembunyi di dalam lubang yang sama, mengancam keselamatan petugas di lokasi.
Peristiwa ini berawal dari laporan warga mengenai seorang wanita yang tidak pulang ke rumah selama 12 hari. Pencarian akhirnya mengerucut pada sebuah sumur tua yang tidak jauh dari kediaman korban, tempat di mana aroma menyengat tercium oleh warga sekitar.
Petugas yang tiba di lokasi tidak bisa langsung mengevakuasi jasad korban. Keberadaan ular kobra yang melingkar di dekat jenazah memaksa tim untuk menyusun strategi khusus. Alat pengaman dan pengusir reptil disiapkan sebelum petugas diturunkan ke dasar sumur untuk mengangkat korban.
Butuh waktu berjam-jam bagi tim gabungan untuk memastikan situasi benar-benar aman. Ular kobra tersebut akhirnya berhasil diusir dan dievakuasi terlebih dahulu sebelum proses pengangkatan jenazah dilakukan. Jasad korban kemudian dibawa ke RSUD setempat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kematian.
Korban dilaporkan meninggalkan rumah tanpa kabar sejak 12 hari sebelum penemuan jasad. Keluarga yang cemas telah melakukan pencarian mandiri di sekitar lingkungan tempat tinggal, namun tidak membuahkan hasil. Laporan resmi baru disampaikan ke pihak berwajib setelah upaya pencarian awal gagal menemukan jejak korban.
Warga sekitar yang membantu proses pencarian mengaku sempat mencium bau tidak sedap di sekitar sumur tua tersebut beberapa hari sebelum evakuasi dilakukan. Namun, karena sumur tertutup semak belukar, tidak ada yang menyangka jika korban berada di dalamnya.
Pihak kepolisian hingga saat ini masih melakukan pendalaman terkait penyebab kematian korban. Tim medis tengah melakukan autopsi untuk memastikan apakah korban meninggal akibat jatuh ke dalam sumur atau ada faktor lain yang menyertainya. Hasil pemeriksaan awal diharapkan keluar dalam waktu dekat untuk menjawab rasa penasaran keluarga dan publik.
Kapolsek setempat membenarkan adanya temuan ular kobra dalam proses evakuasi tersebut. Ia mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap sumur-sumur tua yang terbengkalai dan berpotensi menjadi lokasi berbahaya.
"Kami mengimbau warga untuk menutup kembali sumur-sumur yang sudah tidak terpakai agar kejadian serupa tidak terulang," kata Kapolsek kepada wartawan di lokasi kejadian.
Jenazah korban kini telah diserahkan kepada pihak keluarga setelah menjalani pemeriksaan. Keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan meminta doa agar korban diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa.