Gempa NTT: Telkom Pulihkan 400 BTS dan 2.600 Pelanggan IndiHome Kurang dari 24 Jam

Penulis: Pandu Wibisono  •  Senin, 17 Agustus 2026 | 11:57:31 WIB
Tim teknis TelkomGroup memulihkan 400 BTS dan layanan internet bagi 2.600 pelanggan IndiHome di NTT kurang dari 24 jam pascagempa.

MALUKU — Gempa yang mengguncang NTT tidak hanya merusak bangunan, tetapi juga memutus sejumlah infrastruktur telekomunikasi. Trafik layanan sempat turun drastis karena sekitar 50 persen BTS Telkomsel terganggu. Namun, tim teknis TelkomGroup bergerak cepat memulihkan jaringan dengan mengutamakan keselamatan personel di lapangan.

“Alhamdulillah trafik sudah berangsur normal, walaupun pada awalnya terdapat sekitar 50% BTS Telkomsel terganggu, tapi saat ini sejalan dengan upaya percepatan perbaikan yang kami lakukan dan listrik yang mulai kembali, sebagian besar sudah pulih,” ujar Direktur Utama Telkom Dian Siswarini dalam Rakor Penanganan Gempa NTT, Minggu (16/8).

Pemulihan Cepat di Tujuh Wilayah Terdampak

Proses pemulihan diprioritaskan di sejumlah daerah seperti Nagekeo, Manggarai Timur, Manggarai, Manggarai Barat, Alor, Ende, dan Ngada. Kondisi lapangan dan kesiapan infrastruktur pendukung menjadi pertimbangan utama dalam penanganan.

Untuk layanan fixed broadband, dari total 17.062 pelanggan IndiHome, sebanyak 16.788 pelanggan telah kembali menikmati layanan internet. Sisanya masih dalam proses pemulihan secara bertahap.

Jaringan backbone TelkomGroup sendiri dilaporkan masih berfungsi baik berkat jalur cadangan. Meski begitu, putusnya sejumlah fiber optik di darat dan laut menyebabkan kapasitas layanan di beberapa titik menurun. Perbaikan infrastruktur terdampak terus dilakukan untuk menjaga konektivitas masyarakat.

300 Tim Teknis dan Genset Dikerahkan

TelkomGroup menerjunkan 300 tim teknis ke wilayah terdampak. Mereka bertugas melakukan asesmen, pemulihan jaringan, dan penanganan infrastruktur pendukung. Koordinasi dilakukan dengan Danantara Indonesia, BP BUMN, Kementerian Komunikasi dan Digital RI, BNPB, BPBD, TNI/Polri, serta pemerintah daerah.

Sumber daya listrik mandiri berupa genset bergerak dan genset tetap di masing-masing area juga dimaksimalkan. Langkah ini untuk menjaga layanan tetap menyala sembari menunggu normalisasi pasokan listrik dari PLN.

Paket Darurat Rp1 untuk Warga Terdampak

Untuk membantu warga tetap terhubung selama masa pemulihan, Telkomsel menyediakan Paket Darurat berisi 3GB kuota, 100 SMS, dan 300 menit telepon. Paket ini dijual seharga Rp1 dengan masa berlaku tujuh hari dan dapat diaktifkan melalui 88820#.

Dian menegaskan komitmen perusahaan untuk terus mendampingi masyarakat pascabencana. “Kami memahami bahwa di tengah situasi bencana seperti ini, konektivitas menjadi kebutuhan yang semakin vital bagi masyarakat, baik untuk berkomunikasi dengan keluarga maupun untuk memperoleh informasi dan dukungan yang dibutuhkan,” tutupnya.

TelkomGroup menyampaikan keprihatinan mendalam kepada seluruh masyarakat NTT yang terdampak gempa. Informasi terbaru mengenai kondisi layanan dapat diakses melalui Hotline Tanggap Bencana TelkomGroup.

Reporter: Pandu Wibisono
Sumber: liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top