AMBON — Polda Maluku memastikan diri terlibat dalam pemulihan fasilitas penting Panti Asuhan Santa Maria yang rusak diterjang kebakaran. Dapur dan gudang penyimpanan makanan di kawasan Ahuru itu akan segera direnovasi agar aktivitas harian anak-anak asuh kembali normal.
Janji perbaikan tersebut mengemuka saat Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto bersama Ketua Bhayangkari Daerah Maluku, Vitri Dadang Hartanto, melakukan kunjungan ke panti asuhan pada Minggu (30/8/2026). Kedatangan rombongan dalam rangka memperingati HKGB ke-74 sekaligus menyerahkan bantuan sosial.
Usai menyerahkan bantuan sembako dan berinteraksi dengan anak-anak, Kapolda tidak langsung meninggalkan lokasi. Ia beserta rombongan memeriksa langsung kondisi bangunan yang menjadi titik api.
Peninjauan dilakukan karena dapur dan gudang berperan vital dalam menyediakan kebutuhan pangan bagi seluruh penghuni panti. Kerusakan pada dua fasilitas itu berdampak langsung pada operasional harian.
"Kami melihat langsung kondisi fasilitas yang terdampak kebakaran. Dapur dan gudang ini sangat penting bagi aktivitas panti, terutama untuk memenuhi kebutuhan makanan anak-anak. Karena itu, kami siap membantu agar fasilitas tersebut dapat direnovasi dan kembali digunakan dengan layak," ujar alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1994 itu.
Kapolda menegaskan langkah ini bukan sekadar perbaikan fisik bangunan semata. Lebih dari itu, upaya ini merupakan wujud kepedulian untuk menjamin kebutuhan dasar anak-anak pengasuhan tetap terpenuhi secara aman dan layak.
Ia menilai, keberfungsian dapur dan gudang menjadi prioritas karena menyangkut hajat hidup anak-anak setiap hari. Pemulihan sarana prasarana ini diharapkan berjalan cepat.
Mantan Ketua STIK Lemdiklat Polri itu juga meluangkan waktu berdialog dengan anak-anak asuh. Ia menyuntikkan motivasi moral agar mereka tidak mudah patah semangat mengejar cita-cita.
"Jangan pernah merasa dengan keadaan. Kalian semua memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan. Rajin belajar, disiplin, hormati orang lain, dan terus berusaha menjadi pribadi yang baik. Jangan berhenti bermimpi," pesan Kapolda.
Menurutnya, kondisi hidup seseorang saat ini sama sekali tidak membatasi pencapaian masa depannya kelak. Kemauan keras untuk belajar, perilaku positif, serta konsistensi mengembangkan diri menjadi modal utama bagi setiap anak meraih cita-cita.