MALUKU — WhatsApp tengah mengembangkan opsi browser internal untuk aplikasi iPhone yang memungkinkan pengguna membuka tautan dari chat tanpa keluar aplikasi, berdasarkan temuan WABetaInfo. Fitur ini bersifat opsional dan bakal tersedia lewat menu pengaturan baru, sehingga pengguna tetap bisa memilih membuka link di browser bawaan jika mau.
Pengembangan ini masih tahap uji dan belum tersedia untuk pengguna umum. WABetaInfo melaporkan fitur tersebut ditemukan di versi beta aplikasi WhatsApp untuk iOS, jadi jadwal rilis stabilnya belum bisa dipastikan.
Selain membuka link tanpa berpindah aplikasi, browser internal WhatsApp dirancang menyimpan kontrol privasi yang lebih lengkap. Pengguna dapat menghapus cookie, cache, dan data penjelajahan lain langsung dari dalam WhatsApp.
Fitur ini juga memperluas dukungan yang sudah ada untuk tautan bisnis tertentu. Sebelumnya, WhatsApp memang punya mekanisme khusus saat pengguna membuka link dari akun bisnis terverifikasi, dan opsi browser internal disebut menyempurnakan kemampuan tersebut.
Sifat opsional jadi pembeda utama dibanding pendekatan sejumlah aplikasi pesan lain yang memaksa pengguna memakai browser internal. WhatsApp memberi pilihan: aktifkan browser bawaan aplikasi, atau biarkan tautan terbuka di Safari atau Chrome sesuai kebiasaan pengguna.
Pendekatan ini masuk akal untuk pasar seperti Indonesia, di mana pengguna WhatsApp terbiasa membuka tautan belanja, artikel, dan dokumen dari browser favorit masing-masing. Memaksa browser internal berisiko mengganggu alur kerja yang sudah terbentuk.
Di sisi lain, browser internal membantu WhatsApp menahan pengguna lebih lama di aplikasi. Strategi serupa sudah lazim dipakai platform media sosial, meski sering dikritik karena menyulitkan pengguna mengakses fitur browser penuh seperti pengelola kata sandi atau ekstensi.
Belum ada tanggal resmi peluncuran fitur "In-app browser" untuk pengguna WhatsApp di iPhone. Fitur yang masih berstatus pengembangan biasanya diuji lebih dulu lewat program beta TestFlight sebelum dirilis bertahap ke publik.
Pengguna iPhone yang ingin mencoba lebih awal bisa mendaftar ke program beta WhatsApp di TestFlight, meski slotnya sering penuh. Sementara itu, pengguna WhatsApp versi stabil belum akan melihat menu "In-app browser" di pengaturan mereka.
Belum ada informasi apakah fitur serupa juga disiapkan untuk WhatsApp di Android. WABetaInfo selama ini memang rutin membedah versi beta kedua platform, dan temuan terbaru baru menyebut implementasi di aplikasi iOS.
Kalau fitur ini resmi hadir, pengguna yang sering menerima tautan dari grup keluarga atau rekan kerja bisa membuka link tanpa kehilangan posisi chat. Setelah selesai membaca, mereka tinggal menutup browser internal dan kembali ke percakapan.
Kontrol hapus cookie dan cache juga berguna bagi pengguna yang berbagi HP atau ingin menjaga jejak penjelajahan tetap bersih. Namun, karena opsional, pengguna yang tidak nyaman dengan browser bawaan aplikasi bisa mengabaikannya sepenuhnya.
Fitur ini paling relevan buat pengguna iPhone yang aktif di banyak grup WhatsApp dan sering membuka tautan belanja atau berita. Untuk pengguna yang lebih suka browser penuh dengan ekstensi dan pengelola kata sandi, opsi membuka di browser default tetap tersedia.