MALUKU — Sejumlah pengguna Android melaporkan performa ponsel menurun setelah berbulan-bulan dipakai, terutama saat penyimpanan mulai penuh dan banyak aplikasi berjalan di latar belakang. Google menyarankan pengguna waspada ketika ruang penyimpanan internal tersisa kurang dari 10 persen. Sebelum membeli perangkat baru, ada beberapa langkah yang bisa dicoba untuk mengembalikan responsivitas ponsel.
Ponsel Android yang awalnya cepat bisa terasa melambat seiring waktu. Aplikasi butuh waktu lama dibuka, layar tersendat saat berpindah menu, dan sentuhan tidak langsung direspons. Kondisi ini biasanya muncul setelah perangkat dipakai berbulan-bulan dengan banyak aplikasi terpasang.
Jumlah aplikasi bukan satu-satunya pemicu. Kapasitas RAM, sisa ruang penyimpanan, versi perangkat lunak, dan spesifikasi perangkat keras ikut menentukan seberapa lancar ponsel bekerja.
Hapus Aplikasi yang Jarang Dibuka
Semakin banyak program terpasang, semakin besar peluang sebagian di antaranya menghabiskan ruang penyimpanan atau terus berjalan di latar belakang. Aplikasi yang lama tidak dibuka, layanan dengan proses latar belakang, dan program yang rajin mengirim notifikasi bisa membebani pengelolaan perangkat.
Langkah pertama adalah meninjau seluruh aplikasi yang terpasang, bukan langsung menghapus semuanya. Buka Pengaturan > Aplikasi > Lihat semua aplikasi atau menu serupa di ponsel yang digunakan.
Periksa aplikasi yang sudah lama tidak dibuka, punya fungsi tumpang tindih, atau tidak lagi dibutuhkan. Jika tidak ada kegunaan penting, hapus lewat menu informasi aplikasi atau tekan lama ikonnya di layar utama, lalu pilih opsi pencopotan pemasangan.
Untuk aplikasi bawaan yang tidak bisa dihapus, cek apakah tersedia opsi menonaktifkannya. Jangan menonaktifkan layanan sistem yang tidak dikenal karena bisa memengaruhi fungsi penting Android. Sebelum menghapus program yang menyimpan data secara lokal, pastikan dokumen dan catatan penting sudah dicadangkan.
Kosongkan Penyimpanan Internal yang Mulai Penuh
Penyimpanan internal yang hampir habis membuat Android kesulitan menjalankan sejumlah tugas. Sistem butuh ruang untuk menyimpan file sementara, memperbarui aplikasi, dan mengelola data selama perangkat dipakai.
Google dalam panduan pemecahan masalah Android menyebut ponsel bisa mulai mengalami kendala ketika ruang penyimpanan tersisa kurang dari 10 persen. Angka itu adalah panduan untuk mengenali penyimpanan yang terlalu penuh, bukan batas pasti yang menjamin semua ponsel melambat.
Untuk memeriksanya, buka Pengaturan > Penyimpanan. Nama dan susunan menu bisa berbeda menurut merek, versi Android, dan antarmuka yang digunakan. Periksa kategori yang memakan ruang paling besar, seperti video, foto, unduhan, dokumen, dan data aplikasi.
Jika banyak file tidak lagi dibutuhkan, pindahkan ke komputer atau penyimpanan cloud sebelum menghapus salinannya dari ponsel. Folder unduhan juga layak diperiksa karena sering menyimpan dokumen, gambar, dan berkas instalasi yang sudah tidak digunakan.
Fitur pengelolaan penyimpanan bawaan atau Google Files dapat membantu menemukan file berukuran besar dan konten yang berpotensi dihapus. Pilih file secara teliti agar proses membersihkan HP tidak menghilangkan data yang masih dibutuhkan.
Bersihkan Cache Aplikasi yang Bermasalah
Cache adalah data sementara yang disimpan aplikasi untuk mempercepat proses tertentu, misalnya saat membuka halaman atau memuat konten yang pernah diakses. Seiring pemakaian, cache bisa bertambah besar, tetapi keberadaannya tidak selalu menandakan masalah.
Pengguna tidak perlu menghapus cache seluruh aplikasi setiap hari. Langkah ini lebih tepat dilakukan pada aplikasi yang ukurannya membengkak, sering bermasalah, atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
Caranya, buka Pengaturan > Aplikasi > pilih aplikasi > Penyimpanan dan cache, lalu tekan Hapus cache jika opsi tersebut tersedia. Bedakan antara Hapus cache dan Hapus penyimpanan atau Hapus data.
Menghapus cache hanya membuang data sementara. Menghapus data bisa menghilangkan pengaturan, sesi masuk, unduhan internal, dan informasi lain yang tersimpan di aplikasi. Setelah cache dibersihkan, aplikasi tertentu mungkin butuh waktu sedikit lebih lama saat pertama kali dibuka karena harus membuat ulang data sementara.
Perbarui Aplikasi dan Sistem Operasi
Pengembang kerap merilis pembaruan untuk memperbaiki bug, menutup celah keamanan, dan mengoptimalkan performa. Aplikasi versi lama yang tidak kompatibel dengan versi Android terbaru bisa menjadi sumber masalah kinerja.
Buka Google Play Store, masuk ke menu pengelolaan aplikasi, dan periksa apakah ada pembaruan yang tertunda. Untuk sistem operasi, cek Pengaturan > Sistem > Pembaruan sistem atau menu serupa.
Pembaruan sistem biasanya juga membawa perbaikan pada manajemen memori dan efisiensi baterai yang berdampak langsung pada kecepatan perangkat. Pastikan ponsel terhubung ke Wi-Fi dan daya baterai cukup sebelum memulai proses pembaruan.
Jika setelah semua langkah tersebut performa ponsel tidak kunjung membaik, kemungkinan penyebabnya adalah keterbatasan perangkat keras. RAM kecil dan prosesor generasi lama memang punya batas kemampuan saat menjalankan aplikasi modern.