NAMLEA — Puluhan personel Kepolisian Resor Buru bersama tokoh agama dari lima keyakinan berbeda menggelar doa bersama di Markas Polres Buru, Namlea, belum lama ini. Kegiatan yang digelar dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke-80 itu berlangsung khidmat dan dihadiri langsung oleh Kapolres Buru AKBP Sulastri Sukidjang beserta jajaran pejabat utama.
Dalam sambutannya, Kapolres Buru menyebut bahwa kegiatan doa bersama lintas agama ini sudah menjadi tradisi tahunan yang rutin digelar setiap peringatan HUT Bhayangkara. Ia menegaskan bahwa acara ini bukan sekadar seremonial belaka.
"Ini adalah momen spiritual sebagai wujud rasa syukur mendalam kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat, perlindungan, dan kemampuan yang diberikan kepada seluruh jajaran Polri," ujar AKBP Sulastri Sukidjang di hadapan para undangan.
Lima Tokoh Agama Pimpin Doa dari Islam hingga Hindu
Setelah sambutan Kapolres, rangkaian acara dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh lima perwakilan agama dan kepercayaan. Doa menurut Agama Islam dibacakan oleh Kepala Urusan Agama Kecamatan Namlea, sementara doa Kristen Katolik dipimpin oleh Pastor Paroki Maria Bintang Laut Namlea.
Untuk Agama Kristen Protestan, doa dibacakan oleh Ketua Klasis Buru Utara. Adapun doa menurut Agama Hindu dibacakan oleh Ipda I Made Jaya Permana, seorang perwira Polres Buru yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Seluruh rangkaian doa berlangsung dengan suasana penuh kekhusyukan. Sebelum memasuki acara inti, para peserta terlebih dahulu menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan kepada negara.
Kapolres Minta Doa untuk Kekuatan Lahir dan Batin Personel
Dalam kesempatan yang sama, Kapolres Buru secara khusus memohon dukungan doa dari para tokoh agama dan seluruh hadirin. Ia berharap seluruh personel Polres Buru beserta jajaran Polsek di wilayah hukumnya senantiasa diberikan kekuatan lahir dan batin dalam melaksanakan tugas.
"Kami mohon doa agar personel Polres Buru diberikan ketabahan serta kemampuan yang cukup dalam melaksanakan setiap tugas pokok kepolisian," kata AKBP Sulastri Sukidjang. Dengan dukungan doa tersebut, ia berharap Polri dapat terus menjaga kepercayaan masyarakat dan menjadi pengayom yang sesungguhnya.
Kegiatan yang juga dihadiri oleh Wakapolres Buru, Wadanki Brimob Kompi 3 Batalyon A Pelopor Namlea, serta Ketua Bhayangkari Cabang Buru ini kemudian ditutup dengan sesi foto bersama. Camat Namlea dan Kepala Desa Namlea turut hadir memperkuat sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah setempat.