AMBON — Serah terima jabatan Wakapolda Maluku berlangsung di Lapangan Letkol Pol. Chr. Tahapary, Tantui, Ambon. Upacara dipimpin langsung Kapolda Maluku dan dihadiri seluruh pejabat utama Polda Maluku, Dansat Brimob, para Kapolres jajaran, serta Ketua Bhayangkari Daerah Maluku.
Mengapa Mutasi Ini Penting Bagi Maluku?
Kapolda Maluku menegaskan bahwa mutasi jabatan di lingkungan Polri bukan sekadar rotasi biasa. Ini adalah mekanisme pembinaan karier sekaligus strategi organisasi agar Polri tetap adaptif terhadap tantangan keamanan yang terus berkembang di Maluku.
“Mutasi jabatan di lingkungan Polri merupakan hal yang biasa sebagai sarana penyegaran organisasi agar roda pelaksanaan tugas terus berjalan secara optimal,” ujar Kapolda dalam amanatnya.
Apa Kata Kapolda Tentang Wakapolda Lama?
Kapolda memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Brigjen Pol. Imam Thobroni atas dedikasi dan loyalitas selama menjabat sebagai Wakapolda Maluku. Apresiasi juga disampaikan kepada Ny. Imam Thobroni atas pengabdiannya sebagai Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Maluku.
“Atas nama pribadi, satuan, dan seluruh keluarga besar Polda Maluku, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya,” kata Kapolda.
Target Wakapolda Baru: Pengawasan Internal dan Sinergi Daerah
Kepada Brigjen Pol. Arif Budiman, Kapolda menyampaikan keyakinannya bahwa pengalaman dan kapasitas kepemimpinan yang dimiliki akan memperkuat fungsi pengawasan internal, pembinaan personel, serta pelayanan kepada masyarakat.
“Kepemimpinan baru ini harus menjadi energi penguatan stabilitas keamanan, peningkatan pelayanan publik, serta memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan demi menjaga Maluku tetap aman, damai, dan kondusif,” tegas Kapolda.
Kapolda juga menginstruksikan seluruh pejabat utama, Kapolres, dan personel Polda Maluku untuk memberikan dukungan penuh kepada Wakapolda yang baru.
Bagaimana Harapan Kabid Humas Polda Maluku?
Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, mengatakan kehadiran Brigjen Pol. Arif Budiman diharapkan memperkuat koordinasi internal dan efektivitas pengawasan organisasi. Selain itu, sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat di Maluku juga harus diperkokoh.
“Serah terima jabatan ini merupakan proses regenerasi kepemimpinan yang sangat penting bagi keberlanjutan organisasi. Kepemimpinan baru diharapkan mampu memperkuat soliditas internal, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta memperkuat kemampuan Polda Maluku dalam menjaga stabilitas keamanan daerah sebagai bagian dari stabilitas nasional,” kata Rositah.