AMBON — PTMSI Maluku memasuki babak baru kepengurusan. Musyawarah wilayah yang akan digelar besok menjadi panggung bagi para pemilik suara untuk menentukan arah organisasi lima tahun ke depan.
Hong Arta John Alfred, yang memimpin PTMSI Maluku periode sebelumnya, mengonfirmasi bahwa dirinya tidak menutup kemungkinan untuk kembali memimpin. “Ya, kalau pengurus atau anggota PTMSI masih menginginkan saya maju, saya siap untuk kembali memimpin PTMSI Maluku lima tahun mendatang,” ujarnya saat dikonfirmasi Kabar Timur News.
Peta Persaingan Masih Dinamis
Hingga saat ini, Alfred belum mengetahui secara pasti siapa saja rival yang akan menjadi penantangnya. “Untuk kandidat pesaing nanti, saya belum tahu pasti,” jawabnya singkat.
Muswil ini menjadi momen krusial bagi regenerasi kepemimpinan di tengah tantangan pembinaan atlet tenis meja di Maluku.
Prestasi Maluku Mulai Menanjak
Di bawah kepemimpinan Alfred, PTMSI Maluku mengakui masih bergelut dengan kendala klasik: minimnya perhatian serius dari berbagai pihak. Namun, angin perubahan mulai berembus. Maluku kini mulai berani mengirim atletnya ke kejuaraan luar daerah.
“Nanti setelah saya memimpin, barulah ada atlet tenis meja kita yang dikirim untuk mengikuti kejuaraan mewakili Maluku. Meskipun kemarin belum berhasil membawa pulang trofi, tapi saya sangat optimis ke depan prestasi emas itu akan kita capai,” papar Alfred.
Ia menambahkan, Maluku sejatinya adalah gudang bibit unggul untuk cabang tenis meja. Potensi ini, menurutnya, hanya perlu pembinaan berkelanjutan dan serius, dari level lokal hingga internasional.
Sinergi dengan KONI Maluku
Demi mewujudkan target tersebut, Alfred telah membangun sinergi dengan KONI Maluku. Hasilnya, ada komitmen bersama untuk memastikan atlet tenis meja Maluku wajib diikutsertakan dalam berbagai kejuaraan resmi, termasuk PON.
“Saya dan KONI Maluku sudah bersepakat. Kami berkomitmen agar atlet-atlet tenis meja Maluku wajib diikutsertakan dalam berbagai kejuaraan resmi, termasuk agenda rutin seperti PON. Saya pribadi konsisten untuk terus mencari bibit-bibit unggul dan memastikan mereka terus berlatih keras,” pungkasnya.
Muswil besok akan menjadi ujian bagi konsistensi program pembinaan yang telah dirintis. Siapa pun yang terpilih, tantangan membawa tenis meja Maluku ke puncak prestasi masih panjang.