AMBON — PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) mengoperasikan tiga jadwal kapal dari Pelabuhan Ambon menuju Saumlaki pada 22, 23, dan 26 Juli 2026. Kapal yang melayani rute ini antara lain KM Dorolonda dan KM Tidar, dengan harga tiket ekonomi mulai Rp 200.000 an.
Kapal Berangkat Pukul 13.00 WIT, Tiba di Saumlaki Keesokan Hari
KM Dorolonda dijadwalkan berangkat pada Selasa, 22 Juli 2026, pukul 13.00 WIT dari Ambon dan tiba di Saumlaki pada Rabu, 23 Juli 2026, pukul 07.00 WIT. KM Tidar menyusul pada Rabu, 23 Juli 2026, pukul 13.00 WIT, dengan estimasi tiba di Saumlaki pada Kamis, 24 Juli 2026, pukul 07.00 WIT.
Satu jadwal tambahan lagi dari KM Dorolonda pada Sabtu, 26 Juli 2026, pukul 13.00 WIT, tiba di Saumlaki keesokan harinya pukul 07.00 WIT. Seluruh jadwal ini berlaku untuk keberangkatan dari Pelabuhan Ambon.
Tarif Mulai Rp 200.000, Kapasitas Hingga Ratusan Penumpang
Harga tiket untuk rute Ambon–Saumlaki pada ketiga jadwal tersebut dibanderol mulai Rp 200.000 an untuk kelas ekonomi. Belum ada informasi resmi mengenai ketersediaan kelas lain seperti bisnis atau eksekutif pada jadwal ini.
KM Dorolonda dan KM Tidar memiliki kapasitas angkut hingga ratusan penumpang, termasuk ruang kargo untuk barang dagangan dan logistik. Masyarakat di pesisir Maluku Tenggara Barat kerap memanfaatkan kapal ini untuk mengangkut hasil bumi dan sembako.
Cara Pesan Tiket dan Syarat Perjalanan
Pemesanan tiket dapat dilakukan melalui aplikasi Pelni Mobile, situs resmi Pelni, atau langsung di loket Pelabuhan Ambon. Calon penumpang diimbau melakukan pemesanan H-7 keberangkatan karena tiket ekonomi kerap habis terjual.
Syarat perjalanan mengikuti ketentuan yang berlaku, termasuk identitas diri (KTP/SIM) dan dokumen perjalanan lain jika diperlukan. Belum ada pengumuman resmi mengenai syarat vaksinasi atau tes kesehatan untuk pelayaran Juli 2026.
Rute Ambon–Saumlaki, Jalur Vital bagi Warga Kepulauan
Rute ini menjadi urat nadi transportasi bagi warga di Kabupaten Maluku Tenggara Barat dan sekitarnya. Saumlaki merupakan ibu kota kabupaten yang menjadi pusat distribusi barang dan jasa di wilayah selatan Maluku.
Selain penumpang umum, kapal Pelni juga mengangkut logistik seperti beras, gula, dan minyak goreng yang dikirim dari Ambon ke Saumlaki. Keteraturan jadwal pelayaran sangat memengaruhi harga sembako di daerah terpencil.