AMBON — Kapolda Maluku Irjen Pol. Dadang Hartanto menegaskan penguatan koordinasi dengan Imigrasi merupakan langkah strategis menjaga kedaulatan wilayah. Hal itu disampaikan saat menerima Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku Gindo Ginting di Mapolda, Selasa.
"Kami berharap kerja sama yang selama ini terjalin dapat terus diperkuat sehingga pengawasan terhadap lalu lintas orang asing maupun barang dari negara tetangga dapat dilakukan secara lebih efektif," ujar Dadang.
PSN Blok Masela Jadi Perhatian Khusus Imigrasi
Kepala Kanwil Imigrasi Maluku Gindo Ginting menyebut pihaknya menyiapkan pengawasan ketat di Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Wilayah itu menjadi lokasi pengembangan Proyek Strategis Nasional (PSN) LNG Abadi Blok Masela.
"Kehadiran personel Imigrasi di kawasan Tanimbar merupakan bagian dari upaya mendukung aktivitas investasi strategis di Blok Masela sekaligus memastikan seluruh aktivitas orang asing berlangsung sesuai ketentuan," kata Gindo.
Menurut dia, jaringan kerja Imigrasi telah menjangkau seluruh 11 kabupaten/kota di Maluku. Informasi mengenai keberadaan orang asing maupun potensi pelanggaran keimigrasian dapat segera ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas instansi.
Ancaman dari Penyelundupan hingga Perdagangan Orang
Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi menjelaskan sinergi ini menjadi fondasi penting menghadapi tantangan keamanan di wilayah kepulauan. Ancaman yang diantisipasi mencakup penyelundupan barang, perdagangan orang, peredaran narkotika, hingga pelanggaran keimigrasian.
"Sinergi antara Polri dan Imigrasi menjadi fondasi penting dalam menjaga keamanan wilayah, khususnya menghadapi ancaman kejahatan transnasional," ucap Rositah.
Kapolda Dadang menambahkan pihaknya akan terus membuka ruang koordinasi dengan jajaran Imigrasi. Setiap persoalan yang ditemukan di lapangan diharapkan dapat ditangani secara cepat dan sesuai ketentuan hukum.
Polda Maluku juga berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Tujuannya menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung percepatan pembangunan dan investasi strategis di kawasan timur Indonesia.