Ambon bukan cuma tentang pantai dan musik. Di beberapa titik kota, masih ada toko buku kecil dan perpustakaan yang bertahan. Tempat-tempat ini jadi oase bagi yang butuh referensi cetak, koleksi lawas, atau sekadar duduk membaca di tengah hiruk-pikuk pasar.
Bagi perantau atau wisatawan yang tinggal beberapa hari di Maluku, tahu lokasi toko buku atau perpustakaan bisa jadi penyelamat. Apalagi kalau sinyal bermasalah atau kuota habis. Berikut lima tempat yang bisa kamu datangi.
1. Perpustakaan Daerah Maluku di Jalan Jenderal Sudirman
Perpustakaan ini berada di pusat Kota Ambon, tepatnya di Kelurahan Uritetu, Kecamatan Sirimau. Bangunannya tidak baru, tapi koleksinya cukup lengkap untuk ukuran daerah. Ada ruang baca umum, koleksi referensi tentang sejarah Maluku, dan beberapa koran lokal harian.
Kalau kamu butuh data tentang adat atau geografi kepulauan, bagian referensi di lantai dua menyimpan buku-buku terbitan Balai Pustaka dan penerbit universitas. Tempat ini juga sering dipakai mahasiswa untuk mengerjakan tugas. Aksesnya gratis, tinggal daftar di petugas.
2. Lapak Buku Bekas di Pasar Mardika
Pasar Mardika bukan cuma tempat belanja ikan dan sayur. Di lorong samping, dekat pintu masuk dari arah Jalan Sultan Hasanuddin, ada beberapa lapak buku bekas. Pemiliknya biasanya warga lokal yang mengoleksi buku dari sumbangan atau hibah perpustakaan sekolah.
Mayoritas buku yang dijual adalah novel lawas, buku pelajaran SD-SMA, dan beberapa buku agama. Harganya bervariasi, tergantung kondisi dan ketebalan. Tidak ada patokan tetap, jadi tawar-menawar biasa terjadi. Cocok buat kamu yang suka berburu edisi cetakan lama.
3. Taman Baca Masyarakat di Batu Merah
Di Kelurahan Batu Merah, Kecamatan Sirimau, ada taman baca yang dikelola komunitas pemuda setempat. Tempatnya sederhana, berupa rumah panggung kayu dengan rak buku dari triplek. Koleksinya didominasi buku anak, majalah bekas, dan beberapa novel populer.
Taman baca ini buka setiap hari kecuali hari libur besar. Tidak ada biaya masuk. Pengunjung boleh membaca di tempat atau meminjam dengan syarat meninggalkan identitas. Suasananya sepi, cocok untuk membaca sambil ditemani angin laut dari arah Teluk Ambon.
4. Toko Buku Togamas Ambon di Jalan A.Y. Patty
Togamas adalah jaringan toko buku yang cukup dikenal di Indonesia timur. Cabang Ambon berada di pusat perbelanjaan di Jalan A.Y. Patty, tidak jauh dari Lapangan Merdeka. Di sini kamu bisa menemukan buku baru, alat tulis, dan beberapa perlengkapan kantor.
Koleksinya lebih modern dibanding lapak bekas. Ada buku fiksi terbaru, buku pengembangan diri, dan buku pelajaran kurikulum terbaru. Tempat ini ramai dikunjungi pelajar dan mahasiswa, terutama saat awal tahun ajaran. Kalau datang siang hari, siap-siap antre di kasir.
5. Perpustakaan Kampus IAIN Ambon
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon memiliki perpustakaan yang terbuka untuk umum, tidak hanya mahasiswa. Letaknya di kampus IAIN di Kelurahan Amantelu, Kecamatan Sirimau. Koleksinya banyak tentang studi Islam, sejarah Maluku, dan beberapa jurnal ilmiah.
Suasana di sini sangat tenang. Meja baca cukup luas, dan ada pendingin ruangan. Pengunjung umum perlu melapor ke satpam dan mengisi buku tamu. Tidak ada biaya, tapi jam operasionalnya mengikuti jam kerja kampus, jadi pastikan datang sebelum pukul 16.00 WIT.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah di Maluku ada toko buku yang menjual novel bahasa Inggris?
Jarang ditemukan. Sebagian besar toko buku di Ambon menjual buku berbahasa Indonesia. Untuk novel bahasa Inggris, biasanya hanya ada di Togamas atau perpustakaan kampus, itupun dengan jumlah terbatas.
Apakah perpustakaan daerah Maluku buka di akhir pekan?
Biasanya buka hari Senin sampai Jumat. Akhir pekan dan hari libur nasional tutup. Cek jadwal terbaru melalui akun media sosial Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Maluku sebelum datang.
Di mana tempat baca yang paling sepi di Ambon?
Perpustakaan IAIN Ambon relatif lebih sepi dibanding perpustakaan daerah. Taman baca di Batu Merah juga sepi, apalagi jika berkunjung di pagi hari.
Apakah ada toko buku bekas selain di Pasar Mardika?
Ada beberapa lapak kecil di sekitar Jalan W.R. Supratman dan di depan kampus Universitas Pattimura. Tapi koleksinya tidak sebanyak di Pasar Mardika.
Bolehkah meminjam buku dari perpustakaan daerah untuk dibawa pulang?
Bisa, asalkan kamu terdaftar sebagai anggota. Proses pendaftaran gratis, cukup membawa fotokopi KTP dan pas foto. Masa pinjam biasanya 7-14 hari.
Maluku memang tidak punya toko buku sebesar di Pulau Jawa. Tapi tempat-tempat di atas cukup untuk memenuhi kebutuhan baca warga lokal dan perantau. Kalau kamu kebetulan lewat Ambon, sempatkan mampir. Siapa tahu nemu buku langka yang sudah lama kamu cari.