AMBON — Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena meneken kerja sama dengan FST Unpatti, yang mencakup bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Perjanjian ini melibatkan Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan, Dinas Perhubungan, serta Dinas Pendidikan Kota Ambon.
Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari audiensi yang digelar pada 3 Juni 2026 lalu. Guru Besar FST Unpatti Prof. Dr. Henry Junus Wattimanela menegaskan bahwa penandatanganan ini tidak boleh berhenti sebagai seremonial belaka.
"Kami berharap penandatanganan ini bukan sekadar dokumentasi administratif maupun seremonial, tetapi dapat ditindaklanjuti dengan kerja nyata, program yang nyata, dan dampak yang nyata bagi masyarakat Kota Ambon," ujarnya.
Mesin Sampah Skala RT Jadi Prioritas
Wali Kota Bodewin menyebut salah satu bidang yang paling membutuhkan dukungan teknologi adalah pengelolaan sampah. Pemerintah kota membutuhkan inovasi berupa mesin pengolah sampah berskala kecil yang dapat ditempatkan di tingkat RT.
Dengan begitu, sampah bisa dikelola sejak dari sumbernya. Bodewin menilai penerapan teknologi ini akan mengurangi beban pengelolaan sampah sekaligus meningkatkan kesadaran warga untuk menjaga lingkungan masing-masing.
Uji Emisi Hingga Smart City
Selain persampahan, kolaborasi dengan FST Unpatti juga diarahkan untuk mendukung sektor transportasi. Salah satu yang disorot adalah pelaksanaan uji emisi kendaraan dan pemanfaatan teknologi dalam sistem transportasi perkotaan.
Cakupan kerja sama ini juga menyentuh bidang pendidikan serta mendukung pengembangan Ambon sebagai kota cerdas atau smart city. Menurut Bodewin, era sekarang menuntut kolaborasi antarpihak karena setiap institusi memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.
"Zaman ini kita tidak bisa lagi bekerja sendiri-sendiri. Kita butuh bekerja bersama, karena kita yakin satu pihak punya kemampuan, tetapi juga punya kelemahan. Karena itu, kita bisa saling mengisi satu dengan yang lain," kata Bodewin.
Perumda Tirta Yapono Salurkan Bantuan untuk Anak Stunting
Pada kesempatan yang sama, Perumda Tirta Yapono menyerahkan bantuan paket sembako kepada Tim Penggerak PKK Kota Ambon. Bantuan ini ditujukan untuk membantu anak-anak penderita stunting.
Wali Kota mengapresiasi langkah perusahaan daerah tersebut yang dinilai tidak hanya fokus pada pengelolaan bisnis, tetapi juga mendukung program prioritas pemerintah. Ia berharap Perumda Tirta Yapono terus memperluas akses air bersih agar dapat menjangkau seluruh masyarakat Kota Ambon.