Pencarian

Kodam XV/Pattimura Buka Suara soal Bangunan di Terminal Mardika Ambon: Itu untuk Ruang UMKM, Bukan Tutup Trotoar

Rabu, 26 Agustus 2026 • 14:33:02 WIB
Kodam XV/Pattimura Buka Suara soal Bangunan di Terminal Mardika Ambon: Itu untuk Ruang UMKM, Bukan Tutup Trotoar
Kodam XV/Pattimura menyatakan pembangunan di Terminal Mardika Ambon merupakan ruang UMKM dan telah dikoordinasikan dengan Pemkot Ambon.

AMBONKodam XV/Pattimura memastikan pembangunan fasilitas di sekitar Terminal Pasar Mardika, Ambon, telah melalui koordinasi dengan Pemerintah Kota Ambon dan instansi teknis terkait. Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XV/Pattimura, Letkol Inf Adi Swastika, menyebut proyek tersebut merupakan arahan langsung Pangdam XV/Pattimura untuk merevitalisasi area tersebut.

“Pembangunan fasilitas ini merupakan bagian dari penataan kawasan sekitar Kodam XV/Pattimura dan telah dikoordinasikan dengan Pemerintah Kota Ambon serta pihak terkait. Kami memastikan seluruh proses sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta tetap mengutamakan kepentingan umum,” ujar Letkol Inf Adi, Selasa (25/8/2026).

Bangunan di Trotoar Hanya Tahap Konstruksi

Pernyataan ini disampaikan menyusul pemberitaan yang menyoroti dugaan penutupan sebagian trotoar oleh struktur bangunan milik Kodam. Menurut Letkol Adi, struktur yang kini berdiri di area trotoar tersebut hanyalah bagian dari tahapan pekerjaan konstruksi dan tidak dimaksudkan untuk menghalangi pejalan kaki secara permanen.

“Ini merupakan keinginan Bapak Pangdam XV/Pattimura, agar area tersebut ditata dan direvitalisasi kembali menjadi ruang bagi UMKM masyarakat. Tujuannya jelas untuk meningkatkan perekonomian warga Ambon,” jelasnya.

Permintaan Maaf atas Gangguan Mobilitas

Kodam XV/Pattimura menyadari bahwa proses konstruksi dapat mengganggu kenyamanan dan mobilitas warga. Atas hal tersebut, pihaknya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat, khususnya pejalan kaki dan pengguna jalan yang terdampak selama pekerjaan berlangsung.

Pelaksana di lapangan, kata Letkol Adi, telah diinstruksikan untuk melakukan langkah-langkah mitigasi. Tujuannya agar akses masyarakat tetap aman dan difasilitasi dengan baik selama masa pembangunan.

Soal Standar Ganda Penertiban PKL, Ini Kata Kodam

Terkait perbandingan yang muncul di masyarakat antara proyek ini dengan penertiban lapak pedagang kaki lima (PKL) yang sebelumnya menempati trotoar, Letkol Adi meminta publik tidak terburu-buru menyimpulkan adanya standar ganda. Ia menegaskan kedua persoalan harus dilihat berdasarkan konteks, fungsi, serta aspek administrasi masing-masing.

“Kami menghargai kritik dan masukan masyarakat maupun pemberitaan media. Ini menjadi bagian penting bagi kami untuk melakukan evaluasi dan memastikan pekerjaan dapat berjalan secara tertib, transparan, serta tetap memperhatikan kepentingan masyarakat,” pungkasnya.

Kodam XV/Pattimura berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan Pemkot Ambon, Pemerintah Provinsi Maluku, dan instansi teknis terkait. Koordinasi ini mencakup aspek tata ruang, keselamatan pengguna jalan, fasilitas pejalan kaki, serta kepatuhan terhadap ketentuan pembangunan yang berlaku.

Follow maluku24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: terasmaluku.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks