MASOHI — Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir menargetkan perbaikan seluruh sekolah yang mengalami kerusakan plafon dan atap bocor di wilayahnya dimulai pada 2026. Target penyelesaian pekerjaan dijadwalkan rampung pada 2027, menyusul peninjauan langsung yang dilakukan orang nomor satu di lingkup Pemkab Maluku Tengah itu di SD Negeri 18 Desa Gale-gale, Kecamatan Seram Utara Barat, Sabtu (29/8/2026).
Kunjungan ini merupakan rangkaian agenda kerja Bupati di wilayah Seram Utara Barat. Sebelum meninjau sekolah, Zulkarnain menghadiri kegiatan kampanye hidup sehat dan layanan pengobatan gratis bagi masyarakat di Desa Pasanea.
Komitmen "Maluku Tengah Melawan Sekolah Bocor"
Di SD Negeri 18, Bupati yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Husen Mukadar menyapa para siswa dan guru. Zulkarnain kemudian meninjau sejumlah ruang kelas untuk mengidentifikasi kondisi bangunan yang memerlukan perhatian dan perbaikan segera.
"Maluku Tengah Melawan Sekolah Bocor" telah menjadi gerakan sekaligus komitmen bersama Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah. Program ini dirancang untuk memastikan setiap anak mendapatkan akses terhadap lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan layak.
Instruksi Pembaruan Data Sarana Sekolah
Dalam peninjauan tersebut, Zulkarnain menekankan pentingnya pembaruan data sarana dan prasarana sekolah secara menyeluruh. Langkah ini dinilai krusial agar kebutuhan perbaikan dapat dipetakan dan ditangani secara tepat serta terukur, bukan berdasarkan laporan yang tidak akurat.
Usai memeriksa fasilitas sekolah, Bupati menggelar dialog dengan para kepala sekolah di wilayah setempat. Diskusi itu menjadi ajang untuk menjaring langsung masukan mengenai kondisi riil di lapangan, termasuk prioritas perbaikan yang paling mendesak.
Agenda Berlanjut ke Peringatan Maulid di Sawai
Setelah rangkaian agenda di Gale-gale, Bupati Zulkarnain bertolak ke Pantai Ora untuk bermalam. Keesokan harinya, ia dijadwalkan menghadiri peringatan Maulid Nabi di Desa Sawai, Kecamatan Seram Utara.
Kunjungan kerja ini menjadi bukti komitmen Pemkab Maluku Tengah dalam memastikan pembangunan pendidikan berjalan beriringan dengan layanan kesehatan masyarakat di pelosok kecamatan.