Pencarian

Bill Hader Sebut Generasi Muda Benci AI di Summit Variety

Jumat, 18 September 2026 • 21:35:31 WIB
Bill Hader Sebut Generasi Muda Benci AI di Summit Variety

MALUKU — Bill Hader mengungkap pandangannya soal kecerdasan buatan dan generasi muda dalam Variety Entertainment & Technology Summit yang digelar di Los Angeles. Bintang "SNL" dan "Barry" itu menilai penonton muda justru lebih kritis terhadap AI dibanding generasinya. Ia juga membocorkan status proyek serial Jonestown di HBO dan film horor terbarunya.

Berbicara kepada editor eksekutif Variety, Michael Schneider, Hader diminta menanggapi kekhawatirannya soal AI sebagai pembuat film. Menurutnya, kemunculan teknologi baru selalu memicu kepanikan serupa di industri kreatif.

"Teknologi baru datang dan semua orang agak panik. Seperti, oh sial, banyak orang akan kehilangan pekerjaan," kata Hader. "Saya tidak ingin desainer produksi kehilangan pekerjaan... mereka itu perajin sungguhan, dan mereka luar biasa. Kalau teknologi ini bisa membantu mereka, itu lebih baik."

Mengapa Generasi Muda Justru Menolak AI

Salah satu hal yang membuat Hader penasaran soal teknologi ini adalah perbedaan respons antar generasi. Ia mengaku sudah berbicara langsung dengan sejumlah anak muda dan mendapat kesan yang cukup kuat.

"Saya sudah bicara dengan orang-orang muda, dan mereka sepertinya benci AI," ujarnya. "Mereka tidak tertarik. Saya tidak tahu kenapa, tapi itu yang saya rasakan. Waktu saya dapat iPhone, saya senang sekali, dan saya tidak memikirkan Steve Jobs, kan? Tapi mereka sangat sadar siapa yang membuat AI. Mereka tahu banyak. Mereka takut segala sesuatu bisa dimanipulasi."

Meski mengakui AI bisa membantu proses produksi, Hader tetap yakin teknologi itu belum mampu menandingi kreativitas manusia di balik karya seperti "Barry" atau "Widow's Bay" yang tengah jadi favorit di Emmy.

"Kalau itu bisa membantu, ya... tapi saya rasa tidak," kata Hader soal penggunaan AI dalam pembuatan film. "Saya belum melihat apa pun yang membuat saya berkata, 'Wah, itu lebih baik dari Martin Scorsese.'"

Film Horor "They Know" hingga Cat in the Hat

Setelah "Barry" berakhir, Hader memetakan langkah kariernya. Ia menulis dan menyutradarai film horor psikologis berjudul "They Know", yang juga dibintanginya bersama Linda Cardellini. Ia juga mengisi suara karakter Cat in the Hat dalam adaptasi animasi yang dijadwalkan rilis November mendatang.

Saat ditanya bagaimana ia mendekati karakter ikonik Dr. Seuss itu, Hader menjawab santai. "Sama seperti saya mendekati Barry," celetuknya.

Reboot animasi Warner Bros. ini mempertemukannya kembali dengan co-director Erica Rivinoja, yang pernah bekerja bersamanya di "South Park" hampir dua dekade lalu. "Dia sangat berbakat, jadi saya ikut arahannya," kata Hader. "Karakter ini ikonik, jadi kamu hanya ingin tidak menghalangi dan melakukan yang terbaik."

Hader menyebut salah satu hal yang mengejutkan orang soal voice acting adalah tuntutan energinya. "Semua orang pikir kamu bangun tidur dan langsung mengerjakannya. Itu sangat sulit, dan kamu benar-benar berteriak selama empat jam, mengucapkan kalimat yang sama berulang-ulang," ujarnya.

"'Buka pintunya! Buka pintunya! Buka pintunya!' Dan mereka bilang, 'Bisa kasih versi lain dari Buka pintunya?' Padahal saya baru saja memberimu delapan versi," lanjutnya. "Itu semacam membuat otak tumpul. Tapi begitu kamu melihat hasilnya, kamu lupa betapa lelahnya."

Ia mengenang pengalaman mengisi suara di "Inside Out" yang membuat otaknya benar-benar terkuras. "Saya ingat pulang dari sesi rekaman dan harus menepi untuk minum air karena otak saya benar-benar habis," katanya.

Status Serial Jonestown di HBO

Soal langkah berikutnya di layar kecil, Hader menyinggung proyek serial Jim Jones yang tengah dikembangkan di HBO. "Kami sedang membicarakan Jonestown di HBO," katanya sambil tertawa. "Itu bukan lelucon. Itu benar."

Variety lebih dulu memberitakan proyek ini pada April 2025, melaporkan bahwa Hader mengembangkan dan berpotensi membintangi proyek soal pemimpin kultus terkenal itu. Ditanya soal statusnya, Hader mengaku masih dalam proses.

"Saya tidak tahu. Saya dan Daniel Zelman masih mengerjakannya. Ini subjek yang sangat berat," ujarnya.

Bagi penggemar proyek yang lebih ringan, Hader menyatakan terbuka untuk melanjutkan "Documentary Now!" bersama Fred Armisen, Seth Meyers, Rhys Thomas, dan John Mulaney. "Itu akan luar biasa," kata Hader soal kelanjutan acara mockumentary IFC itu. "Saya sangat menikmati mengerjakan acara itu. Acara yang sangat lucu."

Follow maluku24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: variety.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks