MALUKU — Madura United saat ini duduk di peringkat ke-15 dengan koleksi 32 poin, unggul satu angka atas Persis Solo yang menghuni zona merah langsung. Keunggulan tipis ini membuat Laskar Sambernyawa dalam posisi tertekan: mereka wajib menang di markas Persita Tangerang sambil berharap Sape Kerrab terpeleset di kandang sendiri.
Dua pertandingan serempak pada 23 Mei mendatang akan menjadi titik kulminasi. Madura United menjamu PSM Makassar di Stadion Gelora Bangkalan, sementara Persis Solo melawat ke Banten International Stadium untuk bertemu Persita Tangerang.
Keuntungan jelas berpihak pada Madura United. Bermain di hadapan pendukung sendiri memberi mereka kendali penuh atas nasib. Sebaliknya, Persis Solo harus menghadapi rekor buruk: dalam lima pertemuan terakhir melawan Persita, mereka menelan empat kekalahan dan hanya sekali menang.
Catatan head-to-head menunjukkan peta kekuatan yang timpang. Persis Solo punya masalah serius saat berhadapan dengan Pendekar Cisadane, sementara Madura United menunjukkan performa lebih seimbang kontra PSM Makassar. Dalam lima duel terakhir, tim asal Pulau Madura itu mencatat dua kemenangan, dua kekalahan, dan satu hasil imbang.
Data ini menegaskan bahwa tekanan psikologis lebih besar mengiringi langkah Persis. Mereka tak hanya perlu mengatasi lawan, tapi juga mematahkan tren negatif yang sudah mengakar.
Di papan atas, drama tak kalah sengit. Persib Bandung memuncaki klasemen dengan 78 poin, unggul dua angka dari Borneo FC yang terus membayangi. Maung Bandung hanya butuh hasil imbang saat menjamu Persijap Jepara untuk memastikan gelar juara musim ini.
Dua laga krusial di ujung musim ini memastikan pekan terakhir Liga Super 2025/2026 akan berlangsung dramatis—baik bagi tim yang berebut mahkota maupun yang berjuang menghindari jeratan degradasi.