Panitia Idul Adha Masjid Al Hurriyah 45 di Ambon Siap Jalankan Amanah Kurban, Distribusi Daging Tepat Sasaran

Penulis: Pandu Wibisono  •  Rabu, 27 Mei 2026 | 13:18:06 WIB
Panitia Masjid Al Hurriyah 45 Ambon siap jalankan ibadah kurban dengan pemeriksaan kesehatan hewan ketat.

AMBON — Panitia kurban Masjid Al Hurriyah 45 memastikan seluruh proses ibadah kurban tahun ini berjalan lancar. Persiapan meliputi pemeriksaan kesehatan hewan kurban dan koordinasi dengan penerima manfaat di lingkungan sekitar masjid.

Pemilihan Hewan Kurban Jadi Prioritas Utama

Panitia menyeleksi ketat hewan kurban yang akan disembelih. Kriteria utama meliputi usia, kondisi fisik, dan bebas dari cacat sesuai ketentuan fikih kurban. Proses ini dilakukan untuk menjamin kualitas daging yang dibagikan kepada masyarakat.

“Kami pastikan hewan yang diterima memenuhi syarat sah kurban. Ini bentuk amanah dari para pekurban yang harus kami jaga,” ujar Ketua Panitia Kurban Masjid Al Hurriyah 45.

Distribusi Daging Kurban Tepat Sasaran

Panitia telah memetakan warga yang berhak menerima daging kurban. Prioritas diberikan kepada warga kurang mampu, anak yatim, dan jamaah masjid yang membutuhkan di sekitar Kelurahan Waihaong dan sekitarnya.

Distribusi dilakukan secara langsung ke rumah-rumah penerima untuk menghindari kerumunan. Panitia juga menggandeng pengurus RT/RW setempat untuk memvalidasi data penerima manfaat.

Jumlah Hewan Kurban dan Target Penerima

Hingga saat ini, panitia mencatat puluhan ekor sapi dan kambing telah terdaftar dari para pekurban. Jumlah tersebut diperkirakan dapat menjangkau ratusan kepala keluarga di Kota Ambon.

  • Pemeriksaan hewan kurban melibatkan petugas dari Dinas Pertanian Kota Ambon.
  • Lokasi penyembelihan berada di halaman Masjid Al Hurriyah 45.
  • Daging kurban akan didistribusikan maksimal H+1 Idul Adha.

Protokol Kebersihan dan Kesehatan Dijaga

Panitia menerapkan standar kebersihan selama proses penyembelihan dan penanganan daging. Area pemotongan dilengkapi dengan fasilitas cuci tangan dan tempat pembuangan limbah yang memadai. Hal ini untuk memastikan daging kurban higienis dan aman dikonsumsi.

“Kami ingin ibadah kurban tidak hanya bernilai spiritual, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan bagi penerima,” tambah panitia.

Reporter: Pandu Wibisono
Sumber: rri.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top