AMBON — Penyembelihan hewan qurban di lingkungan Pemprov Maluku tidak hanya menjadi rutinitas ibadah tahunan. Ketua TP PKK Provinsi Maluku, Maya Baby Lewerissa, menyebut kegiatan ini sebagai momentum memperkuat silaturahmi dan semangat pengabdian pengurus kepada masyarakat.
“Qurban bukan hanya bentuk ibadah, tetapi juga sarana memperkuat silaturahmi antar pengurus TP PKK serta meningkatkan semangat pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya dalam sambutan sebelum penyembelihan.
Dari total lima hewan qurban, dua ekor sapi merupakan sumbangan Anggota DPR RI Alimudin Kolatlena. Sementara satu ekor sapi dan dua ekor kambing lainnya berasal dari Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa.
Hewan-hewan tersebut merupakan jenis sapi dan kambing lokal yang dibeli dari peternak di sekitar Pulau Ambon. Pemilihan hewan lokal disebut sebagai bentuk dukungan terhadap peternak kecil di daerah.
Daging qurban dibagikan langsung setelah penyembelihan. Tiga panti asuhan yang menjadi penerima antara lain Panti Asuhan Al-Madinah, Panti Asuhan Yatim Piatu Air Mata Kasih Kudamati, dan Panti Asuhan Al-Marhamah. Sisanya disalurkan ke warga kurang mampu di sekitar Kota Ambon.
Kegiatan diawali tausiyah oleh Ustadz Arsal Tuasikal yang mengangkat kisah keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Ceramah singkat itu mengingatkan tentang nilai keikhlasan dan ketaatan yang menjadi inti dari ibadah qurban.
Maya Baby Lewerissa berharap nilai kebersamaan dan keikhlasan dalam Idul Adha bisa menjadi kekuatan bagi seluruh pengurus TP PKK dalam menjalankan tugas pelayanan sosial. “Kegiatan ini bukan sekadar pelaksanaan ibadah qurban, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan,” kata dia.
Turut hadir dalam kegiatan Asisten II Setda Maluku Kasrul Selang, pimpinan OPD lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, serta jajaran pengurus TP PKK Provinsi Maluku. Tidak ada rencana tambahan penyembelihan di hari berikutnya karena jumlah hewan sudah ditentukan sejak awal.