MALUKU — VinFast VF 3, mobil listrik berdesain kotak seperti mini SUV, kini masuk dalam armada Korlantas Polri. Kendaraan ini digunakan untuk mendukung patroli ETLE Drone Patrol Presisi, sebuah program pengawasan lalu lintas berbasis drone. Pilihan ini menegaskan bahwa VF 3 memiliki karakter lincah yang cocok untuk mobilitas di kota-kota besar Indonesia.
Salah satu keunggulan utama VinFast VF 3 adalah ukurannya yang sangat ringkas. Panjang mobil hanya 3.190 mm, lebar 1.679 mm, dan tinggi 1.652 mm, dengan wheelbase 2.075 mm. Ukuran ini membuatnya mudah bermanuver di jalan sempit dan parkir di lahan terbatas, faktor krusial untuk kendaraan operasional di Jakarta.
Yang menarik, ground clearance mobil ini mencapai 175 mm. Angka ini tergolong tinggi untuk city car, memberikan rasa percaya diri lebih saat melewati polisi tidur, jalan bergelombang, atau genangan air ringan. Velg 16 inci dengan ban 175/75 R16 turut memperkuat tampilan gagah yang membedakannya dari mobil listrik mungil lain.
Sektor dapur pacu VinFast VF 3 mengandalkan satu motor listrik yang menggerakkan roda belakang (RWD). Tenaga maksimal yang dihasilkan 40 Hp dengan torsi puncak 110 Nm. Meski tidak dirancang untuk kecepatan tinggi, angka ini sudah memadai untuk penggunaan harian di perkotaan.
Karakter akselerasi instan khas motor listrik menjadi nilai tambah. Respons saat start dan bermanuver di tengah kemacetan terasa cepat, cocok untuk kebutuhan patroli yang kerap kali harus bergerak dinamis. Pemakaian oleh Korlantas menjadi bukti kelincahan VF 3 di lalu lintas padat.
VinFast VF 3 dibekali baterai Lithium-iron Phosphate (LFP) berkapasitas 18,64 kWh. Dalam kondisi penuh, mobil ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 215 kilometer. Untuk rata-rata pemakaian harian di kota yang hanya 30-50 km per hari, angka tersebut sudah lebih dari cukup.
Sektor pengisian daya juga tergolong praktis. Menggunakan fasilitas fast charging, baterai dapat diisi dari 10 persen ke 70 persen hanya dalam waktu 36 menit. Biaya operasional yang lebih murah dibanding kendaraan bensin konvensional menjadi daya tarik utama bagi pengguna yang mencari kendaraan harian hemat.