MALUKU — Therabody, perusahaan yang dikenal lewat massage gun untuk pemulihan otot, kembali memperluas lini produknya. Kali ini, mereka menghadirkan CryoTherm Palm, sebuah alat portabel yang dirancang khusus untuk mendinginkan telapak tangan di sela-sela latihan.
Menurut klaim resmi Therabody, suhu dingin dari perangkat ini dapat menunda datangnya rasa lelah dan menjaga kekuatan genggaman tetap optimal. Klaim tersebut didasarkan pada pengujian nyata yang melibatkan pemain sepak bola University of Southern California. Hasilnya, para atlet mampu melakukan 58 persen lebih banyak repetisi di set terakhir mereka saat menggunakan CryoTherm Palm.
CryoTherm Palm tidak digenggam seperti alat olahraga pada umumnya. Pengguna diminta meletakkan kedua telapak tangan di setiap ujung perangkat selama satu hingga tiga menit di waktu istirahat latihan.
Ada tiga level suhu yang bisa dipilih untuk masing-masing mode terapi dingin dan panas. Therabody juga menyediakan mode terapi kontras, di mana satu sisi perangkat mengeluarkan suhu dingin dan sisi lainnya panas secara bersamaan. Perangkat ini juga dibekali fitur stopwatch bawaan.
Untuk daya tahan baterai, CryoTherm Palm mampu bertahan hingga 120 menit dalam sekali pengisian penuh.
CryoTherm Palm dijual dengan harga USD 399,99 atau setara dengan sekitar Rp 6,6 juta (estimasi kurs Rp 16.500 per USD). Angka ini menempatkannya di jajaran produk premium Therabody yang selama ini identik dengan banderol mahal.
Langkah ini menunjukkan Therabody semakin serius merambah perangkat pemulihan khusus untuk bagian tubuh tertentu. Sebelumnya, perusahaan meluncurkan TheraFace Mask Glo yang menggunakan teknologi LED untuk mengurangi kerutan di wajah.
Keputusan untuk membeli CryoTherm Palm, seperti halnya produk LED mask atau massage gun mahal lainnya, kembali lagi pada kebutuhan dan anggaran masing-masing pengguna. Produk ini paling cocok untuk atlet kompetitif atau individu yang menjalani program latihan intensitas tinggi dan membutuhkan alat bantu pemulihan yang praktis.