JAKARTA — Pertandingan kedua Grup A Piala Dunia 2026 antara Republik Ceko dan Afrika Selatan di Stadion Atlanta menjadi ajang penentuan nasib. Kedua tim sama-sama dalam tekanan setelah langkah awal mereka berakhir dengan kekalahan.
Republik Ceko memulai turnamen dengan kekalahan 1-2 dari Korea Selatan. Sempat unggul lewat sundulan Ladislav Krejci pada menit ke-59, tim asuhan Miroslav Koubek gagal mempertahankan keunggulan. Gol Hwang In-beom menyamakan kedudukan sebelum Oh Hyeon-gyu memastikan kemenangan untuk Taeguk Warriors pada menit ke-80.
Hasil itu mengakhiri catatan impresif Ceko yang sebelumnya tidak terkalahkan dalam enam pertandingan sepanjang kualifikasi. Namun, kebangkitan masih mungkin terjadi melalui jalur peringkat ketiga terbaik.
Afrika Selatan datang ke laga ini dengan luka yang lebih dalam. Mereka takluk 0-2 dari Meksiko setelah harus bermain dengan sembilan pemain sejak babak kedua. Sphephelo Sithole mendapat kartu merah akibat pelanggaran sebagai pemain terakhir, disusul Themba Zwane yang diusir keluar lapangan karena tindakan keras.
Pelatih Hugo Broos kini kehilangan dua pemain kunci akibat skorsing. Catatan enam pertandingan tanpa kemenangan menjadi beban tambahan bagi Bafana Bafana, yang selalu kebobolan setidaknya dua gol dalam tiga kekalahan terakhir mereka.
Dari sisi cedera, Republik Ceko tidak memiliki tambahan masalah setelah laga melawan Korea Selatan. Miroslav Koubek diperkirakan tetap menggunakan skema 3-4-2-1 dengan Tomas Soucek sebagai motor lini tengah. Patrik Schick tetap menjadi andalan di lini depan, sementara Ladislav Krejci masih produktif dalam situasi bola mati.
Sementara itu, Afrika Selatan kemungkinan mengubah formasi dari lima bek menjadi empati untuk menutupi absennya pemain. Jayden Adams dan Thalente Mbatha diprediksi menjadi pilihan utama di lini tengah, dengan Lyle Foster sebagai ujung tombak tunggal.
Republik Ceko: Matej Kovar; Stepan Chaloupek, Robin Hranac, Ladislav Krejci; Vladimir Coufal, Tomas Soucek, Alexandr Sojka, Jaroslav Zeleny; Pavel Sulc, Lukas Provod; Patrik Schick.
Afrika Selatan: Ronwen Williams; Ime Okon, Mbekezeli Mbokazi, Nkosinathi Sibisi; Khuliso Mudau, Aubrey Modiba; Jayden Adams, Thalente Mbatha, Teboho Mokoena; Iqraam Rayners, Lyle Foster.
Kemenangan menjadi target mutlak bagi kedua tim. Kekalahan dapat membuat peluang mereka lolos dari Grup A semakin sulit dan mendekatkan salah satu tim pada ancaman tersingkir di fase grup. Secara performa, Republik Ceko lebih diunggulkan, tetapi Afrika Selatan memiliki motivasi ekstra untuk membuktikan diri setelah kekalahan memalukan di laga pembuka.