MALUKU — Video yang belum diketahui asal-usulnya itu tersebar luas di media sosial India. Rekaman menunjukkan koloni semut memenuhi area lubang tangki BBM sebuah mobil yang bertengger stiker "Up to E20 Petrol Only". Bahkan, barisan semut terlihat menjalar hingga ke pilar C dan sela-sela komponen bodi.
BPCL buka suara menanggapi keresahan publik yang mulai mengaitkan fenomena ini dengan program bahan bakar nabati pemerintah India. Lewat pernyataan resmi yang dirilis Rabu (17/6), BPCL menyebut klaim tersebut tidak memiliki landasan saintifik.
"BPCL telah memeriksa klaim yang beredar di media sosial soal semut yang berkumpul di sekitar lubang tangki BBM kendaraan dan kaitannya dengan bensin E20," tulis BPCL dalam keterangan resminya.
Perusahaan menjelaskan, etanol kelas bahan bakar yang digunakan untuk pencampuran bensin diproduksi melalui fermentasi dan distilasi. Proses ini menghilangkan sisa gula dari produk akhir, sehingga tidak ada zat manis yang tersisa untuk menarik semut.
Lebih lanjut, BPCL mengungkapkan bahwa etanol bahan bakar mengandung zat denaturan yang bersifat mengusir serangga. Setelah dicampur dengan bensin, aroma hidrokarbon yang khas justru tetap dominan dibanding aroma etanol itu sendiri.
"Bensin campuran etanol juga menghasilkan penguapan bahan bakar yang lebih rendah dibanding bensin konvensional," lanjut BPCL. Artinya, tidak ada uap atau aroma yang lebih kuat yang bisa memikat semut untuk berkumpul di area tangki.
BPCL menegaskan bahwa tidak ada zat penarik yang teridentifikasi dari bensin E20 yang dapat menyebabkan semut atau serangga lain berkumpul di lubang tangki BBM kendaraan. "Klaim yang mengaitkan bensin E20 dengan ketertarikan semut tidak memiliki dasar ilmiah," tegas BPCL.
E20 merupakan campuran 20 persen etanol dan 80 persen bensin konvensional. Bahan bakar ini menjadi bagian dari program pemerintah India untuk beralih dari bahan bakar fosil ke alternatif yang lebih bersih. Meski demikian, video viral tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran di kalangan pengguna kendaraan berbahan bakar nabati.