MALUKU TENGAH — Sadali Ie membacakan sambutan tertulis Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa yang berhalangan hadir karena agenda kedinasan. Dalam sambutannya, Gubernur menitipkan salam hormat kepada seluruh warga Dusun Telaga Kodok dan mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan festival yang terus lestari.
“Festival Ketupat merupakan bagian dari sukacita masyarakat pasca-perayaan Iduladha yang bukan sekadar agenda budaya dan wisata. Lebih dari itu, festival ini menjadi simbol kuat persaudaraan, kebersamaan, dan semangat hidup orang basudara yang telah diwariskan oleh para leluhur di Maluku,” demikian kutipan sambutan yang dibacakan Sadali.
Lima Tahun Berjalan, dari Inisiatif Warga Jadi Agenda Pariwisata
Festival Ketupat Dusun Telaga Kodok pertama kali digelar pada 2022. Dalam lima tahun terakhir, acara ini terus berkembang dari inisiatif masyarakat lokal menjadi agenda budaya yang menarik pengunjung dari berbagai daerah.
Mengusung tema “Datang sebagai Tamu, Pulang sebagai Keluarga dalam Bingkai Hidup Orang Basudara: Satu Ketupat, Seribu Cerita”, festival ini mencerminkan karakter masyarakat Maluku yang terbuka dan menjunjung tinggi persaudaraan tanpa memandang perbedaan.
Nilai Luhur di Balik Tradisi Ketupat: Toleransi dan Gotong Royong
Gubernur menegaskan bahwa tradisi ketupat menyimpan nilai-nilai luhur seperti toleransi, gotong royong, solidaritas sosial, dan persatuan dalam keberagaman. Nilai-nilai itu menjadi modal sosial penting dalam menjaga keharmonisan di Maluku.
“Perbedaan yang kita miliki bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan yang mempersatukan kita dalam membangun Maluku yang maju, inklusif, berdaya saing, dan sejahtera,” ujar Sadali saat membacakan sambutan Gubernur.
Kolaborasi Lintas Elemen Sukseskan Festival
Pemerintah Provinsi Maluku memberikan apresiasi kepada masyarakat Dusun Telaga Kodok, pemerintah negeri, para raja, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, panitia, serta Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah. Kolaborasi ini dinilai menjadi kunci sukses penyelenggaraan festival setiap tahun.
Festival ini juga dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung sektor pariwisata berbasis budaya dan masyarakat. Pemerintah Provinsi Maluku berharap Festival Ketupat Dusun Telaga Kodok terus berkembang menjadi agenda wisata budaya unggulan yang mampu menarik wisatawan lokal, nasional, maupun mancanegara.
Fakta Singkat Festival Ketupat Dusun Telaga Kodok 2026
- Lokasi: Dusun Telaga Kodok, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah
- Penyelenggaraan kelima sejak pertama digelar tahun 2022
- Dibuka secara resmi oleh Sekda Maluku Sadali Ie mewakili Gubernur
- Tema: “Datang sebagai Tamu, Pulang sebagai Keluarga dalam Bingkai Hidup Orang Basudara: Satu Ketupat, Seribu Cerita”