Pencarian

ParagonCorp Perkuat Inovasi Produk Ramah Lingkungan, Manfaatkan Limbah Lavender hingga Kemasan Daur Ulang

Jumat, 05 Juni 2026 • 15:16:31 WIB
ParagonCorp Perkuat Inovasi Produk Ramah Lingkungan, Manfaatkan Limbah Lavender hingga Kemasan Daur Ulang
ParagonCorp memperkenalkan inovasi produk ramah lingkungan dengan bahan aktif hasil upcycling lavender.

JAKARTA — Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dimanfaatkan ParagonCorp untuk memamerkan sederet inovasi hijau yang telah diintegrasikan ke dalam lini produknya. Salah satu yang menjadi perhatian adalah penggunaan Wastar™ Lavender, bahan aktif hasil upcycling dari lavender yang sebelumnya telah digunakan untuk ekstraksi minyak esensial.

Bahan tersebut kini diaplikasikan pada produk Tavi dan Emina. “Kami percaya bahwa inovasi produk yang baik tidak hanya menjawab kebutuhan konsumen saat ini, tetapi juga mempertimbangkan dampaknya terhadap lingkungan di masa depan,” ujar Deputy CEO & Chief R&D Officer ParagonCorp, dr. Sari Chairunnisa, Jumat (5/6/2026).

Tabir Surya Aman Terumbu Karang hingga Kemasan PCR

Tak hanya soal bahan baku, ParagonCorp juga merilis produk dengan formula reef safe yang aman bagi ekosistem terumbu karang. Tabir surya dari merek Tavi dan Kahf menjadi contoh produk yang mengusung klaim tersebut.

Di sisi kemasan, perusahaan mulai menggunakan material post-consumer recycled (PCR) untuk mengurangi ketergantungan pada plastik baru. Langkah ini menyasar konsumen yang semakin sadar akan dampak limbah kemasan terhadap lingkungan.

Gandeng 700 Petani Nilam di Sulawesi untuk Pertanian Regeneratif

Upaya keberlanjutan tidak hanya berhenti di produk akhir. Melalui parfum Earth Love Life Forest Therapy EDP, ParagonCorp menggandeng lebih dari 700 petani nilam di Sulawesi dalam program pertanian regeneratif. Program ini telah mengantongi sertifikasi For Life dari Ecocert, menandakan praktik budidaya yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Didirikan pada 1985, ParagonCorp saat ini mempekerjakan lebih dari 14.000 karyawan dengan kapasitas produksi mencapai 135 juta unit per tahun. Produk-produknya telah dipasarkan di Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Setiap langkah kecil yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan dampak positif yang lebih besar bagi masyarakat dan lingkungan, tambah Sari Chairunnisa.

Bagikan
Sumber: tribun-maluku.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks